Abstract :
Dismenore merupakan salah satu masalah ginekologis yang paling sering dijumpai pada wanita muda. Dismenore didefinisikan sebagai rasa nyeri atau kram yang dialami saat menstruasi yang dapat membatasi aktivitas normal dan membutuhkan pengobatan. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik nyeri haid pada mahasiswi fakultas kedokteran angkatan 2013 berdasarkan Indeks Massa Tubuh (IMT). Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif analitik. Hasil penelitian ini didapatkan 85,6% mahasiswi menyatakan mengalami nyeri saat menstruasi, sedangkan 14,4% menyatakan tidak mengalami nyeri saat menstruasi. Derajat nyeri yang paling banyak ditemukan pada penelitian ini adalah derajat ringan (31,2%). Insidensi dismenore ditemukan paling banyak pada mahasiswi dengan IMT normal (44%), mahasiswi dengan usia menarche 12 ? 13 tahun (40,8%), mahasiswi yang tidak merokok (74,4%) serta pada mahasiswi yang berolahraga (78,4%). Pada mahasiswi yang memiliki kebiasaan berolahraga, 65,6% menyatakan jarang melakukan aktivitas olahraga. Penelitian ini juga menunjukan bahwa nyeri yang dirasakan memberikan dampak pada aktivitas belajar dan kebanyakan mahasiswi yang mengeluhkan nyeri saat menstruasi memilih beristirahat untuk mengurangi nyeri.
Kata kunci: dismenore, nyeri haid, indeks massa tubuh