Abstract :
Kejang Demam merupakan bangkitan kejang yang terjadi pada kenaikan suhu tubuh (
suhu rektal diatas 38°C) yang disebabkan oleh proses ekstrakranium. Jadi kejang
demam adalah kenaikan suhu tubuh yang menyebabkan perubahan fungsi otak akibat
perubahan potensial listrik serebral yang berlebihan sehingga mengakibatkan rejatan
berupa kejang. Angka kejadian pasien kejang demam ada 25 pasien di RSU UKI
Jakarta. Keluhan utama pasien kejang demam adalah demam disertai kejang dan
pasien kurang memahami melakukan pemberian kompres air hangat . Tujuan karya
tulis ilmiah ini adalah Melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien yang mengalami
kejang demam dengan keluhan demam di RSU UKI Jakarta selama 16 Maret 2019
sampai 17 Maret 2019. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dan
pendekatan proses keperawatan yaitu peningkatan suhu tubuh dengan cara memberikan
pemberian kompres air hangat, memberikan pakaian tipis , memberikan tindakan
kolaborasi dan memberikan pendidikan kesehatan kepada pasien dan keluarga
mengenai penanganan tentang kejang demam . Hasil penelitian didapatkan bahwa
sebelum diajarkan intervensi kompres air hangat dalam pasien 1 merasakan demam
39,7°C. Pasien 2 merasakan demam 39,2°C . Kesimpulan peningkatan suhu tubuh
dapat menurunkan demam pada pasien kejang demam selama 3 hari dan
direkomendasikan untuk perawat agar dapat mengajarkan kompres air hangat dan
memotivasi pasien kejang demam untuk sering melakukan kompres air hangat secara
mandiri.
Kata kunci : Peningkatan suhu tubuh, Kejang Demam, Pemberian kompres air hangat
Febrile seizures are seizures that occur at an increase in body temperature (rectal temperature
above 38 ° C) caused by the extracranium process. So a febrile seizure is an increase in body
temperature that causes changes in brain function due to excessive changes in cerebral electrical
potential resulting in seizures in the form of seizures. The incidence of febrile convulsions patients
was 25 patients at the UKI Hospital in Jakarta. The main complaint of a febrile seizure patient is a
fever accompanied by a seizure and the patient lacks understanding of giving warm water
compresses. The purpose of this scientific paper is to carry out nursing care for patients who have
febrile seizures with complaints of fever at the UKI Jakarta Hospital during March 16, 2019 to
March 17, 2019. This study uses a case study method and a nursing process approach that is
increasing body temperature by giving warm water compresses, giving thin clothing, providing
collaborative actions and providing health education to patients and families regarding treatment
of febrile seizures. The results showed that before the intervention of warm water compresses were
taught in patient 1 felt a fever of 39.7 ° C. Patient 2 felt fever 39.2 ° C. Conclusion increased body
temperature can reduce fever in patients with febrile seizures for 3 days and it is recommended for
nurses to be able to teach warm water compresses and motivate febrile seizures patients to
frequently compress warm water independently.
Keywords : Increased body temperature, Fever Seizures, Giving warm water compresses