Abstract :
Pinjaman bahasa Inggris sudah menjadi fenomena dari waktu ke waktu di
Indonesia. Peningkatan jumlah dari penggunaan kata-kata pinjaman bahasa
Inggris semakin terlihat terutama dalam istilah kosmetik. Penggunaan istilah
kosmetik dalam pinjaman bahasa Inggris lebih populer dan sering digunakan oleh
wanita. Sebenarnya, bahasa Indonesia memiliki padanan kata untuk mengganti
istilah bahasa Inggris menjadi istilah bahasa Indonesia, tetapi banyak wanita lebih
memilih untuk menyebutkan kosmetik menggunakan pinjaman bahasa Inggris
daripada istilah bahasa Indonesia. Penulis melakukan penelitian untuk
menyelidiki gejala sosial pinjaman bahasa Inggris dalam istilah kosmetik
berdasarkan teori ?peminjaman kata?. Salah satu teori dari peminjaman kata
menyatakan bahwa adanya proses kata-kata pinjaman yang dipinjam dari satu
bahasa ke bahasa lain. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif
dan sampel diambil dari 30 mahasiswi dari tiga fakultas yang berbeda, yaitu:
Fakultas Sastra, Fakultas Ekonomi, dan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.
Setiap responden mendapatkan kuesioner yang berisi 20 pertanyaan: 10 esai dan
10 pilihan ganda. Hasil dari penelitian ini adalah penggunaan istilah bahasa
Inggris lebih populer daripada istilah bahasa Indonesia. Penggunaan pinjaman
bahasa Inggris untuk istilah kosmetik terus meningkat karena beberapa media
seperti internet, iklan, majalah, dan masyarakat sering menggunakan istilah
tersebut. Dampak dari penggunaan pinjaman bahasa Inggris untuk responden
adalah mereka tidak mengetahui bahwa bahasa Indonesia mempunyai padanan
kata dan penggunaan istilah kosmetik dalam bahasa Indonesia beralih ke istilah
pinjaman bahasa Inggris.
Kata kunci: Pinjaman bahasa Inggris, Populer, Media, Istilah bahasa Indonesia.