Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh yang
positif dan signifikan kemampuan berpikir kreatif dan lingkungan belajar siswa
terhadap hasil belajar matematika siswa di SMP Negeri 222 jakarta, Tahun Ajaran
2013/2014.
Metode yang digunakan adalah metode eks post facto dan deskriptif ? regresi
yang dilaksanakan di SMP Negeri 222 jakarta Tahun Ajaran 2013/2014 dengan
jumlah populasi 117 siswa kelas IX. Sampel yang digunakan sebanyak 35 siswa yang
diambil secara acak sederhana. Untuk memperoleh data kemampuan berpikir kreatif
dan lingkungan belajar siswa, disusun seperangkat instrumen berupa angket yang
telah valid dan reliabel. Sedangkan data hasil belajar matematika disusun seperangkat
tes sebanyak 30 butir dengan tipe pilihan ganda. Dari 40 butir instrumen, kemampuan
berpikir kreatif memiliki validitas dan reliabilitas sebanyak 25 butir, lingkungan
belajar siswa sebanyak 26 butir sedangkan untuk hasil belajar matematika sebanyak
21 butir soal yang valid dan reliabel. Dasar pengambilan keputusan butir yang valid
apabila r hitung > r tabel dan dikatakan reliable apabila r hitung > r tabel.
Untuk uji normalitas data dilakukan dengan menggunakan uji Liliefors. Dari
hasil perhitungan, didapat L hitung sebesar 0,1062 dengan Ltabel sebesar 0,149 untuk
kemampuan berpikir reatif, dan Lhitung sebesar 0,1112 dengan Ltabel sebesar 0,149
untuk lingkungan belajar siswa. Sedangkan instrumen hasil belajar matematika
didapat Lhitung sebesar 0,1357 dengan Ltabel sebesar 0,149. Karena kedua instrumen
Lhitung < Ltabel maka kedua instrumen berasal dari populasi yang berdistribusi normal.
Analisis regresi linier ganda kemampuan berpikir kreatif dan lingkungan belajar
siswa tehadap hasil belajar matematika dengan persamaan ? = 0,5341 + 0,431X1 +
0,0504X2 bentuk regresi ganda ini berarti karena Fhitung = 4,2214 > Ftabel = 4,14.
Analisi regresi linier sederhana kemampuan berpikir kreatif terhadap hasil belajar
matematika adalah ? = 26,16 + 0,607 X1, regresi linier karena Fhitung = 0,970 < Ftabel
= 2,27, dan regresi berarti karena Fhitung = 5,126 > Ftabel = 4,14 pada = 0,05. Analisi
regresi linier sederhana lingkungan belajar terhadap hasil belajar matematika adalah
? = 20,566 + 0,702 X2, regresi linier karena Fhitung = 0,407 < Ftabel = 2,29 dan regresi
berarti karena Fhitung = 6,1835 > Ftabel = 4,14 pada = 0,05. Dari hasil perhitungan
diperoleh koefisien korelasi ganda sebesar 0,4569, hal ini menunjukkan terdapat
hubungan yang cukup kuat antara ketiga variabel. Sedangkan uji keberartian korelasi
menunjukkan bahwa korelasi berarti kerena Fhitung = 4,221 > Ftabel(0,05:33) = 4,14 pada
= 0,05. Dengan demikian hipotesis penelitian diterima sehingga dapat disimpulkan
bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan kemampuan berpikir kreatif dan
lingkungan belajar siswa terhadap hasil belajar matematika siswa kelas IX SMP
Negeri 222 Jakarta.