Institusion
Universitas Kristen Indonesia
Author
Ayawaila, Marisa Clara Priskilla
Subject
Transportation engineering
Datestamp
2021-03-10 04:00:34
Abstract :
Bus Transjakarta merupakan sistem Bus Rapid Transit (BRT) yang pertama di Asia
Tenggara dan Asia Selatan. Ini adalah upaya dari pemerintah untuk melakukan
pengendalian kemacetan yang terjadi di Ibukota DKI Jakarta, namun belum sepenuhnya dapat mengurangi kemacetan. Untuk mengatasi hal itu pemerintah menambah moda
berbasis rel yaitu MRT Jakarta tahap pertama yang dibangun dari Lebak Bulus sampai
Bundaran HI sepanjang 15,7 Km yang terdiri dari 7 stasiun layang dan 6 stasiun bawah
tanah. MRT adalah upaya untuk mengurangi kemacetan dan diharapkan mampu
memindahkan pengguna kendaraan pribadi ke sarana transportasi umum tersebut
sehingga mengurangi kemacetan jalan di kawasan Jabodetabek. Penelitian ini lebih fokus
kepada reliabilitas antara Bus Transjakarta dan MRT dengan rute Blok M ? Dukuh Atas.
Metode deskriptif dan kuantitatif (Uji Statistik T-Student) digunakan untuk memperoleh
dan mengolah data. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah tingkat reliabilitas dari
MRT Jakarta masih dapat di toleransi kehandalannya karena masih berada dibawah batas
toleransi 20% yaitu sebesar 2,46%, sedangkan tingkat reliabilitas dari bus Transjakarta
dengan batas toleransi 20% setelah diteliti melebihi batas tolerasi sebesar 53% atau
dengan kata lain tidak dapat diandalkan dari segi ketepatan waktu dan kecepatannya.
Kata Kunci : Bus Transjakarta, MRT, Tingkat Reliabilitas, Waktu Tempuh dan Ketepatan waktu.
The Transjakarta Bus is the first Bus Rapid Transit (BRT) system in Southeast Asia and South
Asia. This is an effort from the government to control congestion that occurs in the Capital
City of DKI Jakarta, but has not been able to fully reduce congestion. The Jakarta MRT was
first built from Lebak Bulus to the 15.7 Km HI Round about consisting of 7 elevated stations
and 6 underground stations. MRT is an effort to reduce congestion and is expected to be able
to move private vehicles to public transportation facilities so as to reduce road congestion in
the Greater Jakarta area. This research is more focused on the reliability between
Transjakarta buses and MRT with Blok M - Dukuh Atas route. Descriptive and quantitative
methods (Student T-Test Statistics) are used to obtain and process data. The results obtained
from this study are the reliability level of the Jakarta MRT can still be obtained value added
below 20% which is equal to 2.46%, while the reliability level of the Transjakarta Bus with a
limit of 20% after adjusting to the tolerance limit of 53% or in others words are not reliable
in terms of timeliness and speed.
Key words: Transjakarta Bus, MRT, Level of Reliability, Travel Time and Punctuality.