Abstract :
PT. Dankos Farma adalah salah anak perusahaan PT. Kalbe Farma yang merupakan
perusahaan farmasi terbesar di Asia Tenggara. PT. Dankos Farma memiliki 5 gedung
produksi terpisah yaitu: 2 gedung non beta laktam, cephalosporin, panicilin dan oncology.
Pembuatan vial loder ini dibuat di gedung cephalosporin line pengemasan injeksi, di line
cartonning.
Produk di line cartoning ini adalah cefotaxime dan ceftriaxone yang merupak product Generik
fokus untuk BPJS, dalam bentuk serbuk injeksi yang dimasukan kedalam vial dikemas
kedalam doos secara otomatis dengan menggunakan mesin cartoning.
Fungsi dari proses labelling adalah untuk memberikan : Nama produk, Nama
Produsen, Alamat produksi dan telephon yang bisa dihubungi, Komposisi, Kandungan gizi,
Cara penggunaan, Kontra indikasi, Tanggal kadaluarsa, Nomer produksi pada product, sesuai
dengan syarat CPOB yang berlaku.
Pada proses labeling vial ditemukan mesin sering berhenti proses karena tampungan
vial diturn table infeed habis. Hal ini terjadi karena proses pemindahan vial keturn table
infeed mesin labelling hanya mampu 51% dari kecepatan mesin labelling. Kapasitas
minimum yang diharapkan untuk memindahkan 1 box vial (625 vial/ box) agar proses tidak
berhenti, adalah sama dengan kapasitas mesin labelling CVC yaitu 200 vial/ menit. Jadi
kapasitas yang diharapkan untuk memindahkan 1 box vial membutuhkan waktu 3,1 menit/
box. Sedangkan dari 4 orang operator labelling yang bertugas untuk menaikkan vial,
membutuhkan waktu rata-rata 6,1 menit/box. Dengan adanya kendala diatas maka diperlukan
perbaikan dengan membuat vial loader dengan desain yang disesuaikan dengan kondisi mesin
yang ada. Sehingga kecepatan loading vial dapat didesain sesuai target.