Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengkonstruksi tes diagnostik three-tier yang valid dan reliabel dan mengidentifikasi miskonsepsi siswa pada materi tumbuhan dikotil dan monokotil. Sampel penelitian sebanyak 151 siswa/siswi kelas VIII SMPN 4 Kota Bekasi pada tahun akademik 2015/2016. Metode penelitian yang digunakan adalah metode campuran kuantitatif dan kualitatif. Dari hasil wawancara klinikal dan open ended dikembangkan soal three-tier diagnostic test sebanyak 30 butir. Kualitas instrumen three-tier dianalisis validitas, reliabilitas, daya beda, dan tingkat kesukaran sehingga dihasilkan 17 butir soal yang valid dan reliabel dengan nilai reliabilitas 0,804. Instrumen mencakup 7 subpokok bahasan tumbuhan dikotil dan monokotil yaitu akar, batang, daun, biji, bunga, jaringan tertentu pada tumbuhan, pertumbuhan tumbuhan. Identifikasi miskonsepsi tertinggi hingga terendah pada konsep tumbuhan dikotil dan monokotil yaitu pada subpokok bahasan akar sebanyak 51%, subpokok bahasan biji sebanyak 45%, subpokok bahasan bunga dan pertumbuhan tumbuhan sebanyak 43%, subpokok bahasan daun sebanyak 42%, subpokok bahasan jaringan tertentu pada tumbuhan sebanyak 39%, subpokok bahasan batang sebanyak 36%. Kesimpulannya, instrumen three-tier test pada konsep tumbuhan dikotil dan monokotil sangat cocok digunakan untuk mengidentifikasi miskonsepsi pada siswa.
Kata kunci : Miskonsepsi, Dikotil dan Monokotil, Three-Tier Test