Abstract :
Katarak merupakan penyebab kebutaan terbanyak di dunia, menyebabkan
kebutaan pada 20 juta jiwa penduduk dunia. Merokok dianggap memiliki hubungan
dengan katarak dalam hal peningkatan aktivitas radikal bebas dan menurunkan kadar
antioksidan yang melindungi proses stress oksidatif jaringan. Tujuan penelitian untuk
mengetahui hubungan antara status merokok, jumlah rokok yang dikonsumsi per hari
serta lama merokok terhadap kejadian katarak senilis. Penelitian ini merupakan
penelitian analitik observasional dengan desain studi kasus yang menggunakan total
100 sampel dimana 50 sampel adalah penderita katarak. Pengambilan sampel
dilakukan di puskesmas kelurahan cawang.
Penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara status merokok dengan
kejadian katarak senilis (P=0.000 , OR 9.681, CI95% 3,802