Abstract :
Stroke merupakan salah satu penyakit serebrovaskuler. Stroke disebut juga
sebagai serangan otak atau brain attack. Stroke terjadi ketika aliran darah ke otak
terputus. Tanpa asupan darah, sel-sel otak akan mati. Ini dapat menyebabkan rentetan
komplikasi fatal, dari kelumpuhan permanen hingga kematian. Stroke iskemik
merupakan masalah kesehatan yang perlu mendapatkan perhatian khusus dan
merupakan penyebab utama gangguan fungsional. Banyak faktor risiko stroke iskemik,
salah satunya adalah trigliserida. Tingginya kadar trigliserida menjadi masalah karena
trigliserida merupakan zat di dalam aliran darah dan semakin tinggi trigliserida semakin
besar kemungkinan tertimbun pada dinding pembuluh darah. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui hubungan antara kadar trigliserida dengan kejadian stroke iskemik
pada penederita stroke di RS UKI Jakarta. Penelitian ini merupakan penelitian
observasional analitik dengan menggunakan desain cross-sectional yaitu melakukan
observasi dan pengukuran variabel pada satu waktu tertentu. Sumber data sekunder
yang berasal dari data rekam medic pasien penderita stroke yang diperoleh di
bagian/Unit Rekam Medik RS UKI Jakarta, periode rawat/kunjungan dari bulan Januari
2016 sampai Januari 2018. Pengumpulan data sekaligus dalam suatu waktu dengan
tujuan mencari hubungan antara variabel dependen (Kadar Trigliserida) dengan
variabel independen (stroke iskemik) pada pasien penderita stroke di RS UKI Jakarta.
Besar sampel total yang digunakan adalah sebanyak 103 pasien stroke yang diambil
dengan teknik purposive sampling.
Dari hasil penelitian ini didapatkan bahwa proporsi pasien stroke iskemik lebih banyak
dibanding non stroke. Dari total 103 pasien rawat inap di RS UKI Jakarta, didapatkan
jumlah pasien stroke iskemik sebanyak 99 orang (96,12%), sedangkan non stroke
sebanyak 4 orang (3,88%). Secara statistic, berdasarakan uji Chi Squere menunjukkan
adanya hubungan yang signifikan antara kadar trigliserida pasien dengan kejadian
stroke iskemik, yang dibuktikan nilai signifikansi p-value sebesar 0,037 < ?: 0,05..
Kata Kunci: kadar trigliserida, stroke iskemik
Stroke is a cerebrovascular disease. Stroke is also called a brain attack. Stroke occurs
when the blood flow to the brain is cut off. Without blood intake, brain cells will die.
This can cause a series of fatal complications, from permanent paralysis to death.
Ischemic stroke is a health problem that needs special attention and is a major cause of
functional disorders. Many risk factors for ischemic stroke, one of which is
triglycerides. High levels of triglycerides are a problem because triglycerides are
substances in the bloodstream and the higher the triglycerides the more likely they are
to accumulate in the blood vessel walls. This research aimed to know the relationship
between triglyceride levels with incident of ischemic stroke of stroke patient in UKI
hospital Jakarta. This study is an analytical observational study using a cross-sectional
design that is conducting observations and measurement variables at one time.
Secondary data sources derived from medic record data of stroke patients obtained in
the Medical Record Unit / UKI Hospital Jakarta Unit, period of care / visits from
January 2016 to January 2018. Data collection at once in a time with the aim of finding
relationships between dependent variables Triglyceride levels) with independent
variables (ischemic stroke) in stroke patients in UKI Hospital Jakarta. The total sample
size used was 103 stroke patients taken by purposive sampling technique.
From the results of this study it was found that the proportion of ischemic stroke
patients was higher than that of non -stroke. From a total of 103 hospitalized patients at
UKI Jakarta Hospital, there were 99 ischemic stroke patients (96.12%), while 4 patients
are non-stroke patients (3.88%). Statistically, based on the Chi Squere test showed a
significant relationship between the triglyceride level of patients with ischemic stroke
events, which proved the significance value of p-value of 0.037