Abstract :
Diare masih menjadi suatu masalah bagi kesehatan masyarakat di negara berkembang
terutama di Indonesia. Kejadian diare terbanyak menyerang kelompok usia 6-24 bulan,
hal ini terjadi karena bayi mulai mendapat makanan tambahan di luar ASI, dimana risiko
ikut sertanya kuman pada makanan tambahan menjadi tinggi. Air Susu Ibu (ASI)
merupakan air susu yang mengandung antibodi sehingga anak yang diberi ASI memiliki
daya tahan tubuh yang lebih stabil dibandingkan dengan anak yang diberi susu formula.
Susu Formula merupakan susu untuk bayi yang sebagian besar berasal dari susu sapi
atau kedelai. Pemberian susu formula diindikasikan bagi bayi yang disebabkan suatu
hal tidak mendapat ASI atau sebagai tambahan apabila ASI tidak mencukupi. Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kejadian diare pada bayi usia 6-24 bulan yang
mendapat ASI eksklusif dan tidak eksklusif. Penelitian ini menggunakan penelitian
analitik dengan desain case control. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 60
anak. Data dianalisa menggunakan SPSS dengan uji Chi-square Hasil penelitian
menunjukkan terdapat perbedaan kejadian diare pada bayi usia 6-24 bulan yang
mendapat ASI eksklusif dan tidak eksklusif.
Kata kunci : Diare ,usia 6-24 bulan, ASI eksklusif, ASI tidak eksklusif / Diarrhea is still a problem for public health in the developing countries, especially in
Indonesia. The incidence of diarrhea mostly affects infants in 6-24 months age group
because the infants start to obtain non-milk supplementary food in this age group, which
consequently increases the risk of getting infection due to the consumption of germ?contaminated food. Breast milk contains required antibody, and the breastfed infants
tend to have more stable immune system compared to formula-fed infants. Most infant
formula are made from cow?s milk or soy bean. Formula feeding is indicated for those
who are unable to obtain breast milk, and infant formula is often used as supplementary
milk for those whose mother are unable to provide adequate breast milk. This study is
aimed to determine the differences in the incidence of diarrhea between 6-24 months
old infants with exclusive breastfeeding versus infants with non-exclusive breastfeeding
in the same age range. The researcher is an analytic research with case control design,
and involving 60 infants as the sample of research. Data were analyzed by using SPSS
with Chi-square test. The result of research shows that there are differences in the
incidence of diarrhea between 6-24 months old infants with exclusive breastfeeding
versus infants with non-exclusive breastfeeding in the same age range.
Keywords: Diarrhea, 6-24 months age, Exclusive breast milk, Non-exclusive breast
milk