Abstract :
Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara motivasi belajar
dan/atau pengelolaan proses belajar mengajar guru dengan kualitas belajar siswa di
SMA Negeri 3 Ambon. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei
dengan pendekatan korelasional, dimana survei/penelitian dilaksanakan di SMA
Negeri 3 Ambon selama ± 2 bulan (Nopember-Desember 2013), dengan populasi
penelitian adalah siswa kelas XI (IPA/IPS) pada SMA Negeri 3 Ambon yang
berjumlah 247 siswa. Teknik pengambilan sampel adalah propotional random
sampling atau pengambilan sampel acak dengan memperhitungkan proporsi jumlah
siswa untuk setiap kelas/jurusan diperoleh sebanyak 154 siswa untuk sampel
penelitian dan 16 siswa untuk sampel ujicoba. Dari data yang diperoleh kemudian
dianalisis menggunakan metode analisa kuantitatif berupa regeresi linear sederhana
dan berganda yang didasarkan pada hasil perhitungan menggunakan program SPSS.
Hipotesis penulisan ini adalah diduga bahwa motivasi belajar dan atau pengelolaan
proses belajar mengajar secara sendiri maupun bersama-sama mempunyai hubungan
yang positif dan signifikan dengan kualitas belajar siswa kelas XI pada SMA Negeri
3 Ambon.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) terdapat hubungan yang positif dan
signifikan antara motivasi belajar dengan kualitas belajar siswa, dengan koefisien
korelasi sebesar 0,435 dan koefisien determinasi sebesar 0,189; 2) terdapat hubungan
yang positif dan signifikan antara pengelolaan proses belajar mengajar guru dengan
kualitas belajar siswa, dengan koefisien korelasi sebesar 0,868 dan koefisien
determinasi sebesar 0,754; dan 3) terdapat hubungan yang positif dan signifikan
antara motivasi belajar dan pengelolaan proses belajar mengajar guru dengan kualitas
belajar siswa, dengan koefisien korelasi sebesar 0,875 dan koefisien determinasi
sebesar 0,765;
Berdasarkan hasil tersebut maka peneliti menyimpulkan bahwa kualitas belajar
siswa dapat ditingkatkan melalui usaha meningkatkan motivasi belajar siswa dan
pengelolaan proses belajar mengajar guru yang lebih baik. Untuk itu perlu upaya
sekolah meningkatkan motivasi belajar siswa dengan melatih siswa menyelesaikan
tugas sendiri, terlibat dalam kegiatan ekstra kurikuler, disamping para guru dapat
merancang dan melaksanakan kegiatan belajar yang kondusif, nyaman dan
menyenangkan, seperti penataan ruangan yang mencerminkan kesejukan, ventilasi
yang baik sehingga sirkulasi udara berjalan dengan baik, menumbuhkembangkan
kreativitas siswa, memaksimalkan inventarisasi alat peraga, mengajak siswa belajar
langsung di lingkungan luar sekolah (alam), dimana hal-hal ini dapat meningkatkan
daya tangkap siswa terhadap suatu materi pembelajaran yang disampaikan.
Kata Kunci : Motivasi Belajar, Pengelolaan Proses Belajar Mengajar, Kualitas Belajar / This paper aims to determine the relationship between motivation to learn and /
or the teachers? management of teaching and learning process with the quality of
student learning at SMAN 3 Ambon. The research method used was a survey method
with a correlation approach, where the survey / study conducted at SMAN 3 Ambon
for about 2 months (November - December 2013), the study population was the
student of class XI (Science / Social) at SMAN 3 Ambon which totaled 247 students.
The technique of sample taking is proportional random sampling or randomly taking
the sample by calculating the proportion of the number of students for each class /
department obtained for a sample of 154 students and 16 students study for test
samples. From the data obtained was analyzed using quantitative analysis method in
the form of simple and multiple linear regression based on the calculation results
using SPSS program. Hypothesis of this paper is suspected that the motivation to
learn and or management of teaching and learning process alone or together have a
positive and significant relationship with the quality of student learning in class XI at
SMAN 3 Ambon.
The results showed that: 1) there is a positive and significant relationship
between learning motivation and the quality of student learning, with a correlation
coefficient of 0.435 and determination coefficient was 0.189; 2) there is a positive
and significant relationship between teachers' management of the teaching and
learning process with the quality of student learning, with a correlation coefficient of
0.868 and determination coefficient was 0.754; and 3) there is a positive and
significant relationship between learning motivation and teachers'management of
teaching and learning processes with the quality of student learning, with a
correlation coefficient of 0.875 and a coefficient of determination equal to 0.765;
Based on these results the authors concluded that the quality of student learning
can be enhanced through the efforts of increasing student motivation and better
teachers' management of teaching and learning process. It needs to be an effort from
school to increas