DETAIL DOCUMENT
Analisis Yuridis Terhadap Pemidanaan Dan Pertimbangan Hukum Dalam Tindak Pidana Pembunuhan Oleh Terdakwa Yang Memiliki Profesi (Studi Kasus Putusan : No. 1484/Pid.B/2013/PN.JKT.TIM)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Kristen Indonesia
Author
Caesar, Timothy
Subject
LAW 
Datestamp
2021-10-29 09:34:29 
Abstract :
Tindak Pidana Pembunuhan terjadi karena berbagai macam alasan ada karena berdasarkan dendam, marah, ataupun alasan lain. Bagaimanapunn juga pembunuhan merupakan suatu tindakan keji karena merenggut nyawa orang lain yang pada dasarnya kehidupan merupakan anugerah dari Tuhan sehingga manusia tidak berhak untuk mencabutnya. Pembunuhan bisa dilakukan oleh siapapuntermasuk bahkan, oleh pemuka agama sekalipun seperti Putusan Nomor.1484/Pid.B/2013/PN.JKT.TIM, metode penelitian yang digunakan berdasarkan studi kepustakaan serta anallisis penulis dalam hal perlunya pemberatan hukuman pidana penjara Seorang pemuka agama yang seharusnya menjadi contoh bagi orang banyak justru melakukan tindakan tak terpuji yang dapat membuat profesinya tersebut menjadi tercoreng oleh perbuatannya dan bukan memberikan teladan bagi sesamanya. Kata Kunci : Pembunuhan, Profesi, Pemberatan Pidana / Criminal Murders occur for a variety of reasons because they are based on revenge, anger, or other reasons. After all murder is a cruel act because it takes the lives of others, which is basically a gift from God so that humans do not have the right to take it. Murder can be carried out by anyone, including even religious leaders, such as Decision Number.1484/Pid.B/2013/PN.JKT.TIM, the research method used is based on the study of literature and the analysis of the author in terms of the need for imprisonment of imprisonment A religious leader who should be an example for many people actually commits an act that is not commendable that can make the profession tarnished by his actions and not set an example for others. Keyword : Murder, Profession, Criminal Prosecution 
Institution Info

Universitas Kristen Indonesia