Abstract :
Amerika Serikat menjadikan demokrasi sebagai nilai fundamental dalam
kehidupan berbangsa dan bernegara, hingga nilai demokrasi pun disebarkan
melalui lembaga bantuan asing disebut USAID (United States Agency for
International Development), bertujuan untuk membantu negara-negara
berkembang dalam pembangunan sosial termasuk Indonesia. Salah satu
Program USAID yang berada di Indonesia adalah CEGAH sebagai upaya anti
korupsi, bekerja sama dengan Kementerian Hukum dan HAM RI. Peneliti
menganalisis implementasi Proyek CEGAH di Indonesia sebagai upaya
pembangunan sosial sesuai dengan misi Amerika Serikat. Untuk memahami
fenomena tersebut, konsep kebijakan luar negeri oleh K.J. Holsti dan konsep
Demokrasi oleh Larry Diamond digunakan untuk melihat skala keberhasilan
kebijakan tersebut. Selain itu, konsep korupsi dari Max Weber juga digunakan
untuk memahami budaya korupsi yang berkembang di masyarakat. Penelitian
kualitatif ini mendapatkan data melalui pihak terkait seperti USAID dan
Kemenkumham. Data sekunder lainnya diperoleh dari jurnal, buku dan media
online. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari tiga tujuan yang ingin dicapai
melalui Proyek CEGAH, inisiatif masyarakat terhadap akuntabilitas meningkat
pesat, sedangkan efektivitas sektor keadilan dan lembaga pencegahan korupsi
di Indonesia mengalami sedikit kemajuan
Kata Kunci : Amerika Serikat; Anti Korupsi; USAID; Indonesia; Proyek CEGAH / The United States of America makes democracy as a fundamental value in the
life of the nation and state, so that the value of democracy is spread through a
foreign aid agency called USAID (United States Agency for International
Development), aiming to help developing countries in social development
including Indonesia. One of the USAID programs in Indonesia is CEGAH as
an anti-corruption effort, in collaboration with the Indonesian Ministry of
Law and Human Rights. Researcher analyzed the implementation of the
CEGAH Project in Indonesia as a social development effort in accordance
with the United States mision. To understand this phenomenon, the concept of
foreign policy by K.J. Holsti and the concept of Democracy by Larry Diamond
are used to see the scale of the success of the policy. In addition, the concept
of corruption by Max Weber is also used to understand the culture of
corruption that develops in society. This qualitative research obtained data
through related parties such as USAID and the Ministry of Law and Human
Rights. Other secondary data obtained from journals, books and online media.
The results showed that of the three goals to be achieved through the CEGAH
Project, community initiatives towards accountability increased rapidly, while
the effectiveness of the justice sector and corruption prevention agencies in
Indonesia experienced little progress.
Keywords : United States of America; Anti Corruption; USAID; Indonesia; CEGAH Project