Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas audit yang di ukur dengan ukuran KAP, auditor spesialis industri, terhadap manajemen laba yang diukur
dengan Discretionary Accrual dan Non-Discretionary Accrual. Data yang digunakan bersumber dari data sekunder yang bersifat kuantitatif, berupa laporan keuangan tahunan untuk periode tiga tahun terakhir yaitu dari tahun 2016 sampai dengan 2018 yang terdaftar di www.idx.co.id. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling yaitu pemilihan sampel dengan kriteria tertentu. Metode yang digunakan
untuk penelitian ini adalah regresi linier berganda dan selanjutnya dilakukan uji signifikansi secara parsial dan simultan melalui uji t dan uji f.Hasil ini menunjukan pengujian secara parsial ukuran KAP tidak berpengaruh
dan memiliki arah positif terhadap manajemen laba dengan tingkat signifikan sebesar t-hitung (0,560) < t-tabel (1,658). Auditor spesialis industri tidak berpengaruh dan
memiliki arah positif terhadap manajemen laba dengan tingkat signifikansi sebesar thitung
(0,551) < t-tabel (1,658). Dalam variabel pengendali ukuran perusahaan tidak
berpengaruh dan memiliki arah negatif terhadap manajemen laba dengan tingkat
signifikansi sebesar t-hitung (0,984) < t-tabel (1,658). Leverage tidak berpengaruh dan
memiliki arah negatif tehadap manajemen laba dengan tingkat signifkansi sebesar thitung
(0,596) < t-tabel (1,658). Secara simultan dengan tingkat signifikansi sebesar
0,549 > 0,05 menyatakan bahwa ukuran KAP, auditor spesialis industri, ukuran
perusahaan, dan leverage tidak berpengaruh secara signifikan terhadap manajemen
laba.
Kesimpulan yang dapat ditarik, dalam perekrutan manajer untuk mengelola
laporan keungan di perusahaan sebaiknya ditingkatkan dan bagi investor yang hendak
melakukan investasi sebaiknya harus lebih teliti melihat informasi laporan keuangan
dalam suatu perusahaan.