Abstract :
Perusahaan industri merupakan usaha atau kegiatan proses pengolahan bahan
mentah, barang setengah jadi hingga barang jadi, tujuan perusahaan tidak hanya
untuk mendapatkan keuntungan atau laba yang besar saja namun perusahaan juga
menyediakan produk untuk mencapai kebutuhan dan kepuasan masyarakat. Dalam
perusahaan manajer dituntut untuk lebih kreatif dan bijaksana dalam mengelolah dan
mempertahankan kekayaan perusahaan. Proses pengendalian laba yang harus
dilakukan oleh manajer yaitu dengan merencanakan laba yang di harapkan untuk
priode berikutnya, dan menentukan anggaran pada periode tertentu.
Perusahaan industri merupakan usaha atau kegiatan proses pengolahan bahan
mentah, barang setengah jadi hingga barang jadi, tujuan perusahaan tidak hanya
untuk mendapatkan keuntungan atau laba yang besar saja namun perusahaan juga
menyediakan produk untuk mencapai kebutuhan dan kepuasan masyarakat. Dalam
perusahaan manajer dituntut untuk lebih kreatif dan bijaksana dalam mengelolah dan
mempertahankan kekayaan perusahaan. Proses pengendalian laba yang harus
dilakukan oleh manajer yaitu dengan merencanakan laba yang di harapkan untuk
priode berikutnya, dan menentukan anggaran pada periode tertentu.
Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah: 1) Proses pengendalian PT.
Kalbe Farma Tbk pada laba yang sudah diperoleh, 2) strategi yang dilkukan oleh PT.
Kalbe Farma Tbk untuk tetap bertahan dan meningkatkan penjualan dalam mencapai
laba yang tinggi.
Laba merupakan selisih dari pendapatan pada biaya-biaya dalam jangka waktu
tertentu. Sehat atau tidaknya suatu perusahaan dinilai dari laba dan kekayaan yang
telah diperoleh perusahaan itu sendiri. Pengendalian laba yang dilakukan oleh PT.
Kalbe Farma Tbk yaitu: 1) menghitung pertumbuhan perusahaan pada setiap periode
berjalan, 2) meningkatkan penjualan setiap devisi untuk mendapatkan laba yang
besar, 3) meminimalisasi biaya namun tidak mengurangi kualitas dan kuantitas
produk yang akan berpengaruh pada tingkat perolehan laba yang sangat signifikan,
upaya ini dilakukan dengan meningkatkan TI baik dari segi produksi maupun
promosi dan pemasarannya.
Strategi pengendalian yang dilakukan PT. Kalbe Farma Tbk mempertahankan
dan meningkatkan laba perusahaan yaitu: 1) pemasaran dan penjualan, 2) inovasi
pengembangan produk baru, 3) memperluas penetrasi pasar 4) dan pengembangan
sumber daya manusia. Dengan adanya strategi pengendalian di atas akan
memperbesar jumlah penjualan dan memperkuat dalam menghadapi para pesaing
yang bergerak dibidang Farmasi lainnya.
Proses pengendalian yang dilakukan PT. Kalbe Farma Tbk berjalan dengan
baik, setap devisi mampu meningkatkan penjualan, pada tahun 2012 PT. Kalbe Farma Tbk mampu mencapai target perencanaan pada tahun sebelumnya yaitu
meningkatkan produksi dan logistik, memberikan pendidikan bagi setiap karyawan
untuk lebih spesifik lagi pada kemampuan masing-masing dan memberikan tanggung
jawab penuh atas tugas- tugasnya, PT. Klabe Farma Tbk juga mampu memperkuat
posisi strategi dan memanfaatkan peluang untuk bersiap menghadapi persaingan yang
semakin ketat.