Abstract :
Keluarga merupakan orang pertama yang mengetahui perubahan yang terjadi dalam diri seorang anak, karena keluarga dapat dikatakan sebagai pembimbing pertama yang dapat memberikan kebutuhan fisik dan psikis. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan melihat apakah terdapat hubungan pola asuh otoriter orangtua dengan harga diri (self esteem) remaja di Kecamatan Pondok Melati Kota Bekasi. Peneliti tertarik dengan judul penelitian mengenai pola asuh otoriter, karena peneliti melihat beberapa keluarga di lingkungan Kecamatan Pondok Melati memiliki harga diri yang tinggi khususnya remaja. Hal tersebut dapat diterima bagaimana individu mendapat penerimaan, perhargaan dan perlakuan yang sesuai dari individu lain dan lingkungan sekitar. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitaif deskriptif. Subjek penelitian remaja usai 15-18 tahun. Dan hasil yang didapat 0,213 > 0,05. dan dapat diartikan bahwa hubungan tersebut tidak memiliki keberartian karena Pola Asuh otoriter hanya memberikan sumbangsih yang relatif rendah terhadap Harga Diri Remaja.
Kata Kunci: Harga Diri, Orangtua, Pola Asuh Otoriter, dan Remaja / The family is the first person to know the changes that occur in a child, because the family can be said to be the first guide who can provide physical and
psychological needs. This study was conducted with the aim of seeing whether there is a relationship between authoritarian parenting and adolescent self-esteem in Pondok Melati District, Bekasi City. The researcher is interested in the title of the research regarding authoritarian parenting, because the researcher sees some families in the Pondok Melati Sub-district have high self-esteem, especially teenagers. It is acceptable how individuals get acceptance, respect and appropriate treatment from other individuals and the surrounding environment. This research uses descriptive quantitative research. The research subjects were adolescents aged 15-18 years. And the results obtained 0.213> 0.05. and it can be interpreted that the relationship has no meaning because authoritarian parenting only provides a relatively low contribution to Adolescent Self-Esteem.
Keywords: Self-Esteem, Parents, Authoritarian Parenting, and Adolescents