Abstract :
Salah satu bagian terpenting untuk menunjang kehidupan makhluk hidup ialah
air. Sebagian masyarakat Indonesia menggunakan air minum yang berasal dari
Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) dan air minum isi ulang dari Depot Air
Minum Isi Ulang (DAMIU). Terdapat perbedaan signifikan dari pengolahan
kedua jenis air ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan profil dan
jumlah mikrobiota pada air minum kemasan merk A dengan air minum isi ulang
di Kota Depok tahun 2021, yaitu dengan cara menanam kedua sampel air dan
melakukan uji biokimia untuk mengidentifikasi bakteri. Hasil penelitian
menunjukkan tidak terdapatnya kolonisasi bakteri pada sampel AMDK,
sementara pada sampel air DAMIU terdapat kolonisasi bakteri Gram negatif yaitu
Pseudomonas aeruginosa.
Kata kunci: Air minum kemasan, Air minum isi ulang, Pseudomonas
aeruginosa, Coliform./ One of the most important thing to support the life of all living things is water.
Some of Indonesian use drinking water derived from Bottled Drinking Water
(AMDK) and refillable drinking water from the Reffilable Drinking Water Depot
(DAMIU). There are significant differences between the preparation of these two
types of water. The purpose of this research is to compare the profile and amount
of microbiota from bottled water in brand A with refillable drinking water in
Depok in 2021 by planting both water samples and conducting biochemical test
to identify the bacteria. The results showed the absence of bacterial colonization
in AMDK samples, while in DAMIU water samples showed colonization of
Gram negative bacteria namely Pseudomonas aeruginosa.
Keywords: Bottled water, Refillable drinking water, Pseudomonas
aeruginosa, Coliform.