Abstract :
Nama : John Pieris
NIM : 1802190807
Judul : Pergeseran Kekuasaan Legislatif Dalam Sistem Ketatanegaraan di Indonesia
(Kajian Historis ? Yuridis - Analisis)
Kata kunci : Kekuasaan legislatif, kewenangan proporsional, penguatan fungsi legislasi,
mekanisme checks and balances.
Banyak karya ilmiah yang sudah dihasilkan para penulis dalam bidang hukum tata negara dan
politik mengenai kekuasaan dan fungsi legislasi Dewan Perwakilan Rakyat dalam sistem
ketatanegaraan di Indonesia, termasuk di dalamnya bagaimana menjalankan sistem checks and
balances, terutama dengan kekuasaan eksekutif yang sangat dominan peranannya dalam
pembentukan undang-undang. Dalam sejarah ketatanegaraan Indonesia yang ditulis dalam banyak
literatur, ditemukan betapa dominannya pihak eksekutif atau pemerintah yang pernah memegang
dan menjalankan kekuasaan eksekutif berperan sangat besar dalam melahirkan berbagai produk
hukum, dimulai dari konstitusi, dekrit, undang-undang dan peraturan pemerintah pengganti
undang-undang. Monopoli kekuasaan eksekutif itu sudah barang tentu, dengan sendirinya
mendominasi fungsi legislasi, terutama dalam pembuatan undang-undang yang sebenarnya
menjadi domain kekuasaan legislatif. Dampak yang ditimbulkannya adalah substansi hukum
(legal substance) atau materi muatan undang-undang lebih banyak ditentukan oleh Presiden
sebagai Kepala Kekuasaan Eksekutif. Karena itulah, dengan berbagai upaya konstitusional,
reformasi konstitusi telah dilakukan untuk mengembalikan kekuasaan membentuk undangundang
ke Parlemen (Dewan Perwakilan Rakyat). Metode penelitian yang dipakai dalam
penelitian ini dan kemudian dilanjutkan dengan penulisan tesis ini adalah historis ? yuridis ?
analisis yang terfokus pada pengkajian terhadap berbagai produk hukum, asas-asas hukum, kaidah
(norma) hukum yang didukung dengan data-data dan pendapat-pendapat para ahli, pemerhati dan
praktisi hukum digunakan untuk dilakukan kajian yang lebih mendalam dan analisa yang lebih
tajam terhadap berbagai produk hukum dan perundang-undangan yang mengatur tentang
kekuasaan legislatif dalam sejarah ketatanegaraan Indonesia, terutama bagaimana dan apa alasanalasan
terjadinya pergeseran kekuasaan legislatif.
Pendekatan ini menjadi penting untuk merumuskan perspektif baru kekuasaan legislatif secara
normatif-kualitatif dalam mengupayakan terciptanya paradigma baru dalam memperkuat
kekuasaan legislatif di tangan parlemen (Dewan Perwakilan Rakyat) sesuai dengan konsep
pemisahan organ kekuasaan dan pembagian fungsi dari tiga lembaga negara utama, yaitu
kekuasaan eksekutif, legislatif dan yudikatif.
Dengan konsep permasalahan hukum yang dikombinasikan dengan pembagian fungsi yang
dijalankan secara proporsional dan terkordinasi dengan baik, maka sistem pemerintahan negara
yang lebih demokratis dapat berjalan dengan baik./ Name : John Pieris
(NIM) : 1802190807
Title : Legislative Power Shifting in The Constitutional System in Indonesia (Historical
- Juridical - Analysis Study)
Keywords : Legislative power, Proportional Authority, Legislation Function
Reinforcement, Checks and Balances Mechanism.
Many scientific works have been generated by literati in the fields of constitutional and political
law pertaining to House of Regional Representative (DPD RI) legislation power and function in
the constitutional law system in Indonesia, including how to run check and balances system;
mainly with the executive power having a very dominant role in the formation of laws. In the
history of constitutional law in Indonesia written in a lot of literature, it was found that how
dominant was executive or government who had held and exercised executive power, played a
very large role in producing various legal products; started from the constitution, decrees, laws
and government regulations in lieu of laws. The executive power monopoly, certainly by itself
dominate legislation function, especially in the making of laws which become the domain of
legislative power. The impact caused is the legal substance or legal content, more determined by
the president as a chief of executive power. Therefore, with various constitutional efforts,
constitutional reform has been carried out to restore the power in forming the laws to Parliament,
DPR RI (The House of Representatives).
The research method used in this study, and then followed by the writing of a thesis is a historical
- juridical - analysis, which focuses on the study of various legal products. Legal principles and
rules (norms) supported by data and opinions of experts, observers and legal practitioners, are
used for profound study and incisive analysis toward various legal products and legislation
governing about legislative power in the history of constitutional law in Indonesia, especially how
and what the reasons of legislative power shifting.
This approach becomes important to formulate a new perspective of legislative power
normatively-qualitatively in seeking to create a ne