Abstract :
Penelitian ini berfokus pada media tanam tray semai yang digunakan untuk menanam tanaman
kangkung (Ipomoea aquatica) untuk memanfaatkan lahan yang sempit di Perkotaan. Tujuan dari
penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan tray semai sebagai media tanam bagi
pertumbuhan tanaman kangkung (Ipomoea aquatica), untuk mengetahui pengaruh pupuk organik
dari limbah buah dan sayuran terhadap pertumbuhan tinggi, jumlah daun dan berat basah dari
kangkung (Ipomoea aquatica) pada media tanam tray semai. Metode penelitian yang digunakan
dalam penelitian ini adalah metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan memberi dua
perlakuan pada tanaman kangkung. Pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini
berupa data primer, yaitu pengumpulan yang dilakukan selama penelitian terhadap tanaman
kangkung, kemudian teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis deskriptif,
digunakan untuk menyajikan data melalui tabel, grafik, menghitung mean (rerata) dan untuk
mengetahui pengaruh pada tanaman peneliti menggunakan uji Anova dengan bantuan Microsoft
Excel. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa penggunaan media tray semai sebagai media
tanam untuk menanam kangkung sangat layak digunakan dan pupuk organik dari limbah buah
dan sayur sangat berpengaruh terhadap tinggi, jumlah daun dan warna daun dari tanam kangkung
(Ipomoea aquatica). Kesimpulan Pupuk organik cair dari limbah buah dan sayur berpengaruh
terhadap tinggitanaman, jumlah daun dan berat basah tanaman kangkung (Ipomoea aquatica).
Berdasarkan data yang didapatkan dari penelitian ini menunjukan bahwa tinggi tanaman 22,73
cm pada perlakuan (1:1) di bak A sedangkan tinggi tanaman kangkung pada bak B 21,09 cm pada
perlakuan (1:2). Nilai rerata jumlah daun tanaman kangkung (Ipomoea aquatica) pada penelitian
ini berjumlah 7,71 pada bak A dan pada bak B 6,97. Berat basah yang didapatkan pada tanaman
kangkung (Ipomoea aquatica) pada bak A (5 ounce) dan pada bak B (3 ounce).
Kata kunci: Ipomoea aquatica, Limbah Buah dan Sayur, Tray semai./ This study focuses on the planting media for seedling trays used to grow kale (Ipomoea aquatica) to
utilize narrow land in urban areas. The purpose of this study was to determine the feasibility of the
seedling tray as a planting medium for the growth of kale (Ipomoea aquatica), to determine theeffect
of organic fertilizer from fruit and vegetable waste on the growth of height, number of leavesand
wet weight of kale (Ipomoea aquatica) on the growing media. seedling tray. The research method
used in this study was a completely randomized design (CRD) method by giving two treatments to
water spinach plants. The data collection carried out in this study was in the form of primary data,
namely the collection carried out during research on water spinach plants, then the data analysis
technique in this study used descriptive analysis, used to present data through tables, graphs,
calculate the mean (average) and to determine the effect of on plants researchers used the Anova
test with the help of Microsoft Excel. The results of this study indicate that the use of seedling tray
media as a planting medium for growing kale is very feasible and organic fertilizer from fruit and
vegetable waste greatly affects the height, number of leaves and leaf color of planting kale (Ipomoea
aquatica). Conclusion: Liquid organic fertilizer from fruit and vegetable waste has an effect on plant
height, number of leaves and wet weight of kale (Ipomoea aquatica). Based on the data obtained
from this study, it showed that the plant height was 22.73 cm in treatment (1:1) in tub A, while the
plant height of kale in tub B was 21.09 cm in treatment (1:2). The mean value of the number of
leaves of water spinach (Ipomoea aquatica) in this study amounted to 7.71 in tub A and 6.97 in tub
B. Wet weight obtained in water spinach (Ipomoea aquatica) in tub A (5 ounces) and in tub B (3
ounces).
Keywords: Ipomoea aquatica, Fruit and Vegetable Waste, Seedling Tray