Abstract :
Patients who seek treatment at the Pratama Bina Husada Bakti Clinic have an
average waiting time of approximately 95 minutes from coming to treatment until
going home for treatment without making a referral to a laboratory or to
radiology. That includes a long time in patients waiting in line and does not
comply with the Decree of the Minister of Health of the Republic of Indonesia No.
129 of 2008 concerning Hospital Minimum Service Standards which regulates
that minimum outpatient service standards that must be carried out by hospitals
or other health facilities include opening hours of services starting from 8:00 to
13:00 except Friday starting from 8:00 until 11:00, The category of distance
between waiting time and check time that is expected to be satisfactory or
unsatisfactory for patients, among others, is when patients come from registering
to the counter, queuing and waiting for a call to the general poly to be planted
and examined by a doctor, nurse or midwife for more than 90 minutes ( old
category), 30-60 minutes (medium category) and ≤ 30 minutes (fast category).
The results showed that the identification of outpatient poly business performance
processes by looking at the length of waiting for patients at the Pratama Bina
Husada Bakti Clinic was up to 80 minutes for old patients, whereas in new
patients the waiting time was 65 minutes. The risk categories contained in the
Pratama Bina Husada Bakti Clinic are internal process risks due to failure of the
process or procedure there are about 10 (ten) risks; human risk (human error)
there are about 4 (four) risks; and system risk due to technology and system risk
there are about 2 (two) risks. Mitigation is on patient registration using an online
system, via sms to whatsapp numbers provided by the Bina Husada Bakti Primary
Clinic, or through the Mandiri Registration Platform (APM) which is an
innovation service system based on technology and information (IT). Besides that,
the addition of doctors on duty becomes 2 (two) general practitioners in 1 (one)
shift.
Keyword: Operational Risk, Poli, Bina Husada Bakti Pratama Clinic. /Pasien yang berobat ke Klinik Pratama Bina Husada Bakti rata rata lamanya
waktu tunggu kurang lebih 95 menit dari datang berobat sampai pulang berobat
tanpa melakukan rujukan ke laboratorium atau ke radiologi. Hal itu termasuk
waktu yang lama dalam pasien menunggu antrian dan tidak sesuai dengan
Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 129 tahun 2008 Tentang
Standart Pelayanan Minimal Rumah Sakit yang mengatur bahwa standart
pelayanan minimal rawat jalan yang harus dilaksanakan rumah sakit atau fasilitas
kesehatan lainnya antara lain jam buka pelayanan dimulai dari 08.00 sampai
dengan 13.00 kecuali hari Jum’at dimulai dari pukul 08.00 sampai dengan 11.00,
Kategori jarak antara waktu tunggu dan waktu periksa yang diperkirakan bisa
memuaskan atau kurang memuaskan pasien antara lain yaitu saat pasien datang
mulai dari mendaftar ke loket, antri dan menunggu panggilan ke poli umum untuk
dianamnesis dan diperiksa oleh dokter, perawat atau bidan lebih dari 90 menit
(kategori lama), 30 – 60 menit (kategori sedang) dan ≤ 30 menit (kategori cepat).
Hasil penelitian memperlihatkan bahwa Identifikasi proses bisnis kinerja poli
rawat jalan dengan melihat lamanya menunggu pasien di Klinik Pratama Bina
Husada Bakti adalah hingga 80 menit untuk pasien lama, sedangkan pada pasien
baru waktu tunggunya 65 menit. Kategori risiko yang terdapat pada Klinik
Pratama Bina Husada Bakti adalah risiko proses internal akibat kegagalan proses
atau prosedur (procedure risk) ada sekitar 10 (sepuluh) risiko; risiko manusia
(human error) ada sekitar 4 (empat) risiko; dan risiko sistem akibat penggunaan
teknologi dan sistem (technology and system risk) ada sekitar 2 (dua) risiko.
Mitigasinya adalah pada pendaftaran pasien menggunakan sistem online, melalui
sms ke nomor whatsapp yang disediakan oleh Klinik Pratama Bina Husada
Bakti,atau melalui melalui Anjungan Pendaftaran Mandiri (APM) yang
merupakan inovasi layanan system on line berbasis teknologi dan Informasi (IT).
Selain daripada itu, penambahan dokter yang bertugas menjadi 2 (dua) dokter
umum dalam 1 (satu) shift.
Kata Kunci: Risiko Operasional, Poli, Klinik Pratama Bina Husada Bakti.