Institusion
Universitas Kristen Indonesia
Author
Siahaan, Sariyanti Tabita Sumihar
Subject
LAW
Datestamp
2022-07-08 07:56:30
Abstract :
Tesis ini membahas tentang kebijakan kriminal terhadap perlindungan anak di bawah
umur yang ikut ibunya menjalani pidana di Lembaga Pemasyarakatan (LAPAS)
Perempuan. Melalui studi kepustakaan dengan menggunakan metode pendekatan
hukum empiris diperoleh kesimpulan, bahwa pelaksanaan perlindungan anak di
bawah umur yang ikut ibunya menjalani pidana di LAPAS Perempuan Kelas IIA
Pontianak dan LAPAS Perempuan Kelas III Manokwari selama ini mengacu pada
ketentuan Pasal 20 ayat (3) dan ayat (4) Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1999
tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan.
Apabila mengacu pada ketentuan Pasal 20 ayat (3) dan ayat (4) Peraturan Pemerintah
Nomor 32 Tahun 1999 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan
Pemasyarakatan, maka bentuk perlindungan anak di bawah umur yang ikut ibunya
menjalani pidana di LAPAS hanya sebatas pada pemberian makanan tambahan itupun
atas petunjuk dokter. Sedangkan masalah penempatan anak di bawah umur yang ikut
ibunya menjalani hukuman di LAPAS tidak diatur dalam peraturan perundangundangan.
Adapun penyebab anak di bawah umur yang ibunya menjalani pidana di
LAPAS Perempuan belum mendapatkan perlindungan, antara lain sebagai berikut: (a)
Faktor aturan hukum/regulasi; dan (b) Faktor sarana dan prasarana. Kebijakan
kriminal terhadap perlindungan anak di bawah umur yang ikut ibunya menjalani
pidana di Lembaga Pemasyarakatan (LAPAS) Perempuan harus mempertimbangkan
kepentingan hukum dan juga kepentingan bagi si anak. Kebijakan kriminal terhadap
perlindungan anak di bawah umur yang ikut ibunya menjalani pidana di Lembaga
Pemasyarakatan (LAPAS) Perempuan wajib dilakukan dengan alasan-alasan sebagai
berikut: (a) Anak membutuhkan perlindungan dan perawatan khusus dengan alasan
fisik dan mental anak-anak yang belum dewasa dan matang sehingga wajib dilindungi
secara hukum; (b) Negara wajib melindungi hak-hak anak mulai sejak lahir
sebagaimana tercantum dalam dasar konstitusi, hal ini berarti negara juga wajib
melindungi hak-hak anak di bawah umur (balita) yang ikut ibunya menjalani pidana
di Lembaga Pemasyarakatan (LAPAS) Perempuan. Apalagi lingkungan LAPAS
bukanlah lingkungan atau tempat yang baik bagi anak, sebab pengaruhnya akan buruk
terhadap perkembangan jiwa si anak; dan (c) Belum ada regulasi yang mengatur
secara khusus masalah perlindungan terhadap anak di bawah umur yang ikut ibunya
menjalani pidana di Lembaga Pemasyarakatan (LAPAS) Perempuan. Memang
Pemerintah telah menerbitkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 jo. Undang-
Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, namun di dalam Undang-
Undang Perlindungan Anak tidak mengatur masalah perlindungan terhadap di bawah
umur yang ikut ibunya menjalani pidana di LAPAS Perempuan.
Kata Kunci: Kebijakan Kriminal, Perlindungan, Anak di Bawah Umur,
LAPAS Perempuan./ This thesis discusses the criminal policy towards the protection of minors who
accompany their mothers to serve their sentences in the Women's Penitentiary.
Through a literature study using an empirical legal approach, it is concluded that the
implementation of the protection of minors who participate in their mothers are
serving sentences at the Class IIA Women's Penitentiary in Pontianak and the Class
III Manokwari Women's Penitentiary so far refers to the provisions of Article 20
paragraph (3) and paragraph (4) Government Regulation No. 32/1999 concerning
Terms and Procedures for the Implementation of the Rights of Correctional
Assistants. Referring to the provisions of Article 20 paragraph (3) and paragraph (4)
of Government Regulation Number 32 of 1999 concerning Requirements and
Procedures for the Implementation of the Rights of Correctional Assistants, the form
of protection for minors who are accompanying their mothers undergoing sentences
in Women's Penitentiary is limited to the provision of even then additional food on the
doctor's instructions. Meanwhile, the issue of placing minors who accompany their
mothers to serve their sentences in Women's Penitentiary is not regulated in statutory
regulations. The reasons for underage children whose mothers are serving sentences
in Women's Penitentiary have not received protection, among others are as follows:
(a) Factors of legal/regulatory rules; and (b) Facility and infrastructure factors. The
criminal policy towards the protection of minors who accompany their mothers to
serve their sentences in a Women's Penitentiary must consider the legal interests as
well as the interests of the child. The criminal policy against the protection of minors
who participate in their mothers serving sentences in a Women's Penitentiary must be
implemented for the following reasons: (a) Children need special protection and care
for the physical and mental reasons of minors and mature so that it must be legally
protected; (b) The state is obliged to protect the rights of children from birth as stated
in the basis of the c