DETAIL DOCUMENT
Hubungan pola peresepan dengan kepatuhan penggunaan antibiotik pada penderita ISPA di Puskesmas "X" Wilayah Surabaya Pusat
Total View This Week0
Institusion
Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Author
Ana Intan Kusumawati (STUDENT ID : intanana29@gmail.com)
Lucia Hendriati (LECTURER ID : 0707107102)
Subject
Pharmacy 
Datestamp
2020-04-27 15:07:29 
Abstract :
ISPA merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus atau bakteri yang dapat menyerang saluran pernapasan bagian atas yang bertahan selama beberapa jam hingga 2 sampai 3 hari setelah paparan dan gejalanya berlangsung selama 7 sampai 10 hari dan dapat bertahan lebih lama. Pola peresepan ISPA tidak hanya diberikan antibiotik namun diberikan terapi penunjang. Penggunaan antibiotik yang tidak tepat dapat menyebabkan terjadinya resistensi. Penelitian ini untuk mengetahui pola peresepan pasien ISPA, tingkat kepatuhan penggunaan antibiotik dan mengetahui hubungan antara pola peresepan dengan kepatuhan penggunaan antibiotik. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pengambilan data menggunakan studi cross sectional dengan jumlah sampel 82 responden dan 4 responden pengobatan berulang. Hasil penelitian diperoleh 100% tepat dosis, 100% tepat interval waktu pemberian, 100% tepat indikasi, 100% tepat aturan pakai, 2,44% tepat durasi pemberian. Tingkat kepatuhan pasien 43% termasuk kategori patuh, 57% termasuk kategori tidak patuh. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa pola peresepan memenuhi semua parameter kecuali parameter tepat durasi penggunaan antibiotik, tingkat kepatuhan termasuk dalam kategori tidak patuh, tidak ada hubungan antara pola peresepan dengan kepatuhan penggunaan antibiotik pada pasien ISPA di Puskesmas ?X? Wilayah Surabaya Pusat. 
Institution Info

Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya