Institusion
Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Author
Vincentius Michael Willianto (STUDENT ID : michaelwillianto@gmail.com)
Handi Suyono (LECTURER ID : ..)
F.X Himawan Jong (LECTURER ID : ..)
Subject
Medicine
Datestamp
2020-01-29 07:12:55
Abstract :
Latar Belakang : Masalah kesehatan jiwa masih tinggi di dunia, khususnya depresi. Hal ini dipicu oleh stres setiap individu yang berkelanjutan dan tidak dapat beradaptasi. Regulasi stres merupakan tindakan pencegahan agar tidak terjadi depresi terhadap individu. Saat ini banyak dikembangkan penggunaan minyak atsiri sebagai terapi relaksasi anti-stres. Minyak atsiri vetiver diyakini dapat menurunkan tingkat stres individu. Tujuan : Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh penggunaan balsam minyak atsiri vetiver dengan konsentrasi dan waktu pemberian yang berbeda terhadap perubahan kadar hormon kortisol. Metode : Penelitian ini menggunakan hewan coba Rattus norvegicus yang diberikan Forced Swim Test (FST) sebagai stresor. Minyak atsiri vetiver konsentrasi 10% dan 30% diberikan dengan sediaan balsam yang diberikan pasca pemberian stresor. Tingkat stres pada hewan coba terlihat dari hormon kortisol didalam darah. Metode pengkuran hormon kortisol pada hewan coba dilakukan dengan metode Enzyme-Linked Immuno Sorbent Assay (ELISA). Hasil : penelitian ini didapatkan hasil yang signifikan dari uji statisik Kruskal Wallis terhadap penurunan kadar hormon kortisol hewan coba dengan pemberian balsam minyak atisri vetiver dengan konsentrasi 10%.Simpulan: Terdapat perbedaan pengaruh pemberian balsam minyak atsiri Vetiveria zizanioides antara konsentrasi 10% dan 30% terhadap perubahan hormon kortisol pada hewan coba serta perubahan kadar hormon kortisol tidak dipengaruhi lama waktu pemberian.
Kata Kunci : Minyak atsiri vetiver, efek anti-stres, Forced Swim Test (FST), serum kortisol, Enzyme-Linked Immuno Sorbent Assay (ELISA).