Institusion
Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Author
Norma Ayu Syaputri (STUDENT ID : putrinormaayu@gmail.com)
Wahyu Dewi Tamayanti (LECTURER ID : .)
Galuh Nawang Prawesti (LECTURER ID : ..)
Subject
Pharmacy
Datestamp
2020-04-27 12:28:24
Abstract :
Artritis reumatoid adalah penyakit autoimun atau penyakit yang terjadi pada saat tubuh diserang oleh sistem kekebalan tubuhnya sendiri yang mengakibatkan peradangan pada sendi. Salah satu obat yang digunakan untuk pasien artritis reumatoid adalah metotreksat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metotreksat terhadap kualitas hidup pada pasien artritis reumatoid di RSUD Dr Saiful Anwar Malang. Penelitian ini merupakan penelitian observasional berupa studi prospektif pada pasien artritis reumatoid periode 2018-2019. Data yang didapat dari analisis kuisioner RAQoL kemudian diolah menggunakan uji normalitas uji Shapiro Wilk dan uji Wilcoxon. Dari 43 pasien yang dijadikan sampel didapatkan hasil terbanyak 19 pasien (44,186%) berusia 51-60 tahun, 36 (83,72%) pasien berjenis kelamin perempuan, dan sebanyak 23,26% pasien menggunakan terapi metotreksat dengan dosis 7,5 mg/minggu. Hasil nilai rata-rata kuesioner RAQoL yang didapatkan dari pasien sebelum menerima terapi MTX adalah (16,00 ± 6,04), dan ada penurunan skor sampai (13,12 ± 6,34) setelah 6 bulan menerima terapi MTX, hasil analisis menunjukkan nilai p=0,012 (p<0,05) ?Ha diterima ? yang artinya terjadi perbedaan yang bermakna terhadap kualitas hidup pada pasien artritis reumatoid di RSUD Dr. Saiful Anwar Malang. Dari penelitian yang telah dilakukan di RSUD Dr Saiful Anwar Malang, dilihat dari semua aspek-aspek kualitas hidup yaitu meliputi aspek mobilitas atau energi, perawatan diri, suasana hati atau emosional dan kontak fisik serta hasil skor pada kuisioner RAQoL dapat meningkatkan kualitas hidup pasien pada sebelum dan 6 bulan sesudah terapi MTX.