Institusion
Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Author
Cecilia Natania Djawa (STUDENT ID : chessy_dj@yahoo.co.id)
Teodora Winda Mulia (LECTURER ID : ..)
Thomas Aquinas Wijanarko (LECTURER ID : ..)
Subject
Accounting
Datestamp
2020-02-06 05:09:15
Abstract :
Salah satu kewajiban perusahaan yang telah go public adalah membuat laporan tahunan berdasarkan standar umum yang berlaku di Indonesia, yaitu Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan telah diaudit oleh akuntan publik (auditor) sebagai pihak independen. Pihak ketiga yang independen seperti auditor sangat dibutuhkan dalam hal ini, agar dapat memeriksa kelayakan laporan keuangan yang dikeluarkan perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh senioritas auditor, tindakan supervisi, dan protegee terhadap audit judgment. Penelitian ini memakai desain penelitian pengujian hipotesis dan kausalitas serta merupakan pendekatan kuantitatif.
Metode pengumpulan data yang digunakan ialah metode survei dan jenis data yang dipakai dalam penelitian ini ialah data primer yang didapat dari hasil jawaban kuesioner yang telah disebarkan pada KAP di kota Surabaya yang diukur menggunakan 5 skala Likert. Auditor yang bekerja pada KAP di kota Surabaya yang terdaftar pada Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI) tahun 2019 berjumlah 46 KAP merupakan populasi dari penelitian ini, sedangkan sampel yang diambil berupa junior auditor yang berperan sebagai responden. Sampel anggota populasi diambil dengan teknik convenience sampling.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa senioritas auditor dan tindakan supervisi berpengaruh signifikan dan negatif terhadap audit judgment, sedangkan protegee tidak berpengaruh terhadap audit judgment. Senioritas auditor berpengaruh negatif karena auditor merasa pengalaman dan pengetahuan yang dimiliki sudah cukup banyak sehingga tidak memperbanyak pengetahuannya, hal ini mengakibatkan auditor tertinggal dari pembaruan informasi terkait perubahan lingkungan bisnis sehingga judgment yang diberikan menjadi kurang tepat. Tindakan supervisi juga berpengaruh negatif karena semakin rendah motivasi supervisor, maka makin rendah pula upayanya dalam melakukan tindakan supervisi sehingga tidak dapat menjamin asisten (junior) dapat memberikan judgment dengan baik. Sedangkan variabel protegee tidak berpengaruh karena dalam pengambilan keputusan atau judgment audit, auditor memiliki sikap independensi dan judgment audit dibuat secara professional sehingga tidak dapat dipengaruhi oleh lingkungan kerjanya (rekan sejawatnya).
Kata Kunci: Audit Judgment, Senioritas Auditor, Tindakan Supervisi, Protegee.