DETAIL DOCUMENT
Standarisasi simplisia daun ekor kucing (Acalypha hispida Burm.f.) dari tiga daerah berbeda
Total View This Week0
Institusion
Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Author
Wilhelmina Walu Bay (STUDENT ID : elmy_bay@yahoo.com)
Liliek Suyatmiatun Hermanu (LECTURER ID : 0009015606)
Restry Sinansari (LECTURER ID : 0703088804)
Subject
Pharmacy 
Datestamp
2020-01-24 07:00:59 
Abstract :
Ekor kucing (Acalypha hispida) diketahui banyak manfaatnya dan telah digunakan dalam pengobatan tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk menetapkan standarisasi spesifik dan non spesifik simplisia daun ekor kucing yang diperoleh dari tiga daerah berbeda (Batu, Bogor dan Sumba Barat). Parameter spesifik terdiri dari identitas simplisia, organoleptis, mikroskopis, kadar sari larut air, kadar sari larut etanol, skrining fitokimia, penetapan profil kromatogram secara kromatografi lapis tipis (KLT), penetapan profil spektrum infrared (IR), penetapan profil spektrum UV dan penetapan kadar senyawa metabolit sekunder (fenol dan flavonoid). Parameter non spesifik meliputi susut pengeringan, kadar abu, kadar abu tidak larut asam, kadar abu larut air, persen bahan asing dan pengukuran pH. Hasil standarisasi simplisia kering daun ekor kucing yaitu kadar sari larut etanol ? 14%, kadar sari larut air ? 23%, memiliki senyawa flavonoid, polifenol, tanin, kuinon dan triterpenoid, kadar flavonoid total ? 0,2% dan fenol ? 0,7%, spektrofotometri IR memiliki bilangan gelombang yang menunjukkan adanya gugus O-H, C-H, C=C dan C-C, kadar abu total < 15,5%, kadar abu tidak larut asam < 2,5%, kadar abu larut air < 5,5%, kadar susut pengeringan < 10% dan pH 4,5 - 5. 
Institution Info

Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya