Institusion
Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Author
Alberto Pangestu (STUDENT ID : albertopangestu98@gmail.com)
Adriana Marini Purwanto (LECTURER ID : ..)
Crescentia Shelfina Pramita Sari Eppang (LECTURER ID : ..)
Subject
Accounting
Datestamp
2020-02-06 09:45:09
Abstract :
Perusahaan yang menawarkan sahamnya kepada masyarakat umum pada
pasar perdana disebut dengan Initial Public Offering (IPO) atau penawaran umum
perdana. Penetapan harga saham ketika IPO dilakukan oleh pihak yang
berkepntingan yaitu perusahaan (emiten) dan penjamin emisi efek (underwriter).
Namun, ada masalah yang sering terjadi ketika IPO adalah harga saham yang
ditawarkan ternyata lebih rendah dari harga saham pada hari pertama di pasar
sekunder. Hal ini menyebabkan pihak perusahaan tidak bisa mendapatkan dana
yang maksimal bagi rencana yang akan dilakukan oleh perusahaan melalui dana
investasi tersebut. Oleh karena itu, perusahaan ingin sebisa mungkin meminimalkan
terjadinya underpricing.
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan bukti empiris dan menganalisis
tentang pengaruh informasi akuntansi dan non-akuntansi yaitu kualitas penjamin
emisi, tingkat leverage, ukuran perusahaan, dan profitabilitas (ROA) terhadap
tingkat underpricing ketika perusahaan melakukan IPO di Bursa Efek Indonesia
tahun 2014-2018. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan non-
keuangan yang melakukan IPO di Bursa Efek Indonesia pada periode 2014-2018.
Sampel dalam penelitian ini dipilih dengan menggunakan teknik purposive
sampling. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi
linear berganda.
Hasil dari penelitian ini membuktikan bahwa hanya variabel kualitas
penjamin emisi yang memiliki pengaruh terhadap tingkat underpricing. Sedangkan
variabel independen lainnya yaitu tingkat leverage, ukuran perusahaan, dan
profitabilitas tidak memiliki pengaruh terhadap tingkat underpricing ketika
perusahaan melakukan IPO.