DETAIL DOCUMENT
Uji efek antibakteri ekstrak etanol daun kumis kucing (orthosiphon stamineus) terhadap bakteri staphylococcus epidermidis
Total View This Week0
Institusion
Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Author
Dana Parama Julius (STUDENT ID : danaparama123@gmail.com)
Titien Rahayu (LECTURER ID : 1520829)
Jose Laksmana Anggowarsito (LECTURER ID : 152140812)
Subject
Medicine 
Datestamp
2020-02-14 07:14:10 
Abstract :
Infeksi nosokomial menyebabkan komplikasi pada 15% pasien di rumah sakit, menyebabkan durasi perawatan di rumah sakit yang lebih lama, komplikasi, dan masalah ekonomi. Staphylococcus epidermidis merupakan salah satu bakteri penyebab tertinggi infeksi nosokomial dengan tingkat resistensi terhadap antibiotik yang tinggi akibat kemampuan bakteri tersebut membuat lapisan biofilm. Penelitian sebelumnya menunjukkan daun kumis kucing mengandung senyawa golongan terpen, flavonoid, saponin yang memiliki efek antibakteri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun kumis kucing(Orthosiphon stamineus) terhadap Bakteri Staphylococcus epidermidis. Penelitian ini menggunakan uji mikrodilusi ekstrak etanol daun kumis kucing konsentrasi 1, 2, 4, 8, 16 mg/mL. Perhitungan persentase hambatan pertumbuhan bakteri dilakukan dengan nilai optical density menggunakan spektofotometer untuk menentukan konsentrasi hambat minimum dan konsentrasi bunuh minimum. Pengujian analisis nilai optical density menggunakan uji ANOVA. Hasil dari penelitian ini adalah ditemukan konsentrasi hambatan minimum dengan persentase hambatan pertumbuhan bakteri sebesar 91,4300% pada konsentrasi ekstrak 16 mg/mL. Didapatkan perbedaan bermakna antara nilai optical density kelompok kontrol dan kelompok perlakuan (p<0,05). Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan ekstrak etanol daun kumis kucing memiliki efek antibakteri terhadap Staphylococcus epidermidis. 
Institution Info

Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya