Institusion
Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Author
Sheila Leila Ambarak (STUDENT ID : sheleilaaa@gmail.com)
dr.,Sp.PA Sindrawati (LECTURER ID : .)
dr., Sp.OG (K) P. Y. Kusuma (LECTURER ID : 152150884)
Subject
Medicine
Datestamp
2020-05-13 06:26:05
Abstract :
Latar belakang : Dismenore merupakan permasalahan ginekologi yang banyak menyerang wanita muda, namun dismenore yang sering terjadi adalah dismenore primer. Dismenore primer merupakan nyeri haid yang bersifat kram dan berpusat pada perut bagian bawah. Indeks Massa Tubuh (IMT) tidak normal yaitu IMT kurang dan IMT berlebih menjadi faktor risiko terjadinya dismenore primer.
Tujuan : Mengetahui hubungan antara IMT dengan kejadian dismenore primer pada remaja putri di SMAN 14 Surabaya
Metode : Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi peneltiian ini yaitu seluruh siswi kelas X, XI dan XII SMAN 14 dengan jumlah sampel 85 siswi yang diambil secara simple random sampling. Variabel independen adalah IMT sedangkan variabel dependen dismenore primer. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan 0,05
.
Hasil penelitian : sebagian besar (54,1%) responden dengan IMT dengan katagori normal dan hampir seluruh (87,1%) responden mengalami dismenore primer. Hasil uji chi-square didapatkan nilai P = 0,049, berarti ada hubungan antara IMT dengan kejadian dismenore primer..
Kesimpulan : IMT yang tidak normal beresiko mengalami dismenore primer