Institusion
Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Author
Risalatul Hasanati Jannah (STUDENT ID : rhasanati08@gmail.com)
Iwan Syahrial Hamid (LECTURER ID : 68.)
Lucia Hendriati (LECTURER ID : .)
Subject
Pharmacy
Datestamp
2020-07-01 04:31:35
Abstract :
Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit gangguan metabolik menahun. DM apabila tidak dikendalikan dengan baik dapat menyebabkan komplikasi kronis yang menyebabkan gangguan makrovascular dan microvascular, keduanya dapat menyebabkan gangren diabetik hingga berakhir dengan tindakan amputasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas krim kombinasi ekstrak teripang emas dan bawang putih yang dapat mempercepat penyembuhan luka yang dilihat dari pengamatan makroskopis dan jumlah neoangiogenesis pada luka gangren tikus putih. Pada penelitian ini terdapat 4 kelompok yaitu kelompok kontrol negatif (Basis krim), kelompok kontrol positif (krim Betason-N), kelompok perlakuan I (krim ekstrak Golden stichopus variegatus), dan kelompok perlakuan II (krim kombinasi ekstrak Golden stichopus variegatus dan Allium sativum). Tikus putih dengan luka gangren yang sudah diberi perlakuan kemudian diamati secara makroskopis dan dihitung jumlah neoangiogenesis setelah hari ke-7 dan hari ke -14. Hasil penelitian menunjukkan perubahan makroskopis lebih cepat terjadi pada kelompok perlakuan II, dan rerata pertumbuhan jumlah neoangiogenesis tertinggi pada kelompok perlakuan II yaitu 321,00 ± 6,557 pada hari ke-7 dan 408,00 ± 28,827 pada hari ke-14. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ekstrak Golden stichopus variegatus dan Allium sativum memiliki aktivitas dalam mempercepat penyembuhan luka serta proses neoangiogenesis pada luka gangren tikus putih.