Abstract :
Keberhasilan suatu pengobatan tidak hanya dipengaruhi oleh diagnosa yang tepat, pemilihan obat serta pemberian obat yang benar dari tenaga kesehatan,tetapi juga dipengaruhi oleh kapatuhan pasien dalam pengobatannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepatuhan penggunaan obat hipertensi dan beberapa variable karakteristik pasien yang berpengaruh terhadap kepatuhan pasien hiperteni. Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimental dengan pendekatan yang bersifat prospektif dan dianalisis menggunakan metode
desktiptif. Penelitian ini dilakukan pada 170 pasien hipertensi peserta BPJS Prolanis di Apotek Rizky Ponorogo pada bulan Februari 2020 dimana sampel diambil dengan teknik accidental sampling. Pengukuran kepatuhan dilakukan dengan menggunakan kuesioner MMAS-8 (Morisky Medication Aherence Scale) yang berisi 8 pertanyaan. Persentase tingkat kepatuhan berdasarkan kuesioner
MMAS-8 adalah kepatuhan tinggi 22.94%, kepatuhan sedang 23.53% dan kepatuhan rendah 53.53%.