Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi pegawai di organisasi pemerintah daerah tentang pengaruh keefektifan pengendalian internal, penegakan peraturan, asimetri informasi, kesesuaian kompensasi, keadilan prosedural, budaya etis organisasi, komitmen organisasi, dan gaya kepemimpinan terhadap fraud di sektor pemerintahan. Sampel penelitian sejumlah 150 pegawai organisasi pemerintah daerah di Kabupaten Ngawi. Teknik penarikan sampel menggunakan convenience sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS versi 24. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keefektifan pengendalian internal, penegakan peraturan, dan gaya kepemimpinan berpengaruh negatif terhadap kecurangan (fraud) di OPD Kabupaten Ngawi. Terdapat pengaruh positif antara asimetri informasi dengan kecurangan (fraud) di OPD Kabupaten Ngawi. Tidak terdapat pengaruh antara kesesuaian kompensasi, keadilan prosedural, budaya etis organisasi, dan komitmen organisasi dengan kecurangan (fraud) di OPD Kabupaten Ngawi.