Abstract :
Pemilihan obat anti epilepsi (OAE) secara umum didasarkan pada klinis pasien dan ketersediaan dari berbagai jenis obat yang biasa digunakan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pola penggunaan obat epilepsi di klinik saraf RSUD Kota Madiun periode Mei-Juli 2019. Jenis penelitian yang digunakan adalah rancangan non-eksperimental dengan metode pengumpulan data secara retrospektif yang dilakukan dengan mencatat data rekam medik sejumlah 152 pasien yang menggunakan obat epilepsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik pasien yang paling banyak menggunakan obat epilepsi adalah golongan Lini pertama yaitu phenytoin kapsul sebanyak 94 pasien (36%), secara kombinasi sebanyak 86 pasien (57%). Berjenis kelamin laki-laki sebanyak 89 pasien (59%), dengan rentang usia 11-20 tahun sebanyak 32 pasien (21%). Status pengobatan yang menggunakan kartu jaminan BPJS sebanyak 148 pasien (97%), dan pasien lama yang sudah terdiagnosa epilepsi sebanyak 147 pasien (97%).