Abstract :
Kulit jeruk nipis (Citrus aurantifolia) merupakan tumbuhan dari famili Rutaceae yang berpotensi digunakan sebagai obat kandidisis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas rebusan kulit jeruk nipis dalam menghambat pertumbuhan jamur Candida albicans. Metode yang digunakan untuk menguji efektivitas rebusan kulit jeruk nipis terhadap jamur Candida albicans menggunakan metode difusi sumuran. Larutan uji rebusan kulit jeruk nipis secara berturut-turut dibuat dengan kadar 20%, 40%, 80% dan 100% v/v, kontrol positif nistatin dan kontrol negatif akuades. Pengujian daya hambat rebusan kulit jeruk nipis terhadap kultur murni jamur Candida albicans dilakukan dengan cara mengukur diameter zona bening yang terbentuk dengan menggunakan jangka sorong. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rebusan kulit jeruk nipis dengan konsentrasi 20%, 40% , 80% dan 100% berturut-turut mampu menghambat pertumbuhan jamur dengan diameter zona 10,05 mm (lemah), 15,6 mm (sedang), 18,1 mm (sedang), dan 21 mm (kuat).