DETAIL DOCUMENT
Pengiriman data tensimeter digital ke monitoring pusat
Total View This Week0
Institusion
Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Author
Austin Yulius Darmawan (STUDENT ID : steve16darmawan@gmail.com)
Diana Lestariningsih (LECTURER ID : ..)
Peter R. Angka (LECTURER ID : ..)
Subject
Electrical Engineering 
Datestamp
2020-07-23 07:45:54 
Abstract :
Tekanan darah pada manusia merupakan sebuah fisiologi tubuh yang normal. Tekanan darah akan menjadi sebuah pemicu terjadinya penyakit ketika mengalami perubahan. Tensimeter digital merupakan jenis tensimeter yang digunakan untuk menampilkan tekanan darah manusia secara digital. Tensimeter digital terdiri dari sebuah microcontroller dan tranduser untuk mendeteksi tekanan darah. Dalam pembuatan rancangan ini akan ada 2 hal yang dilakukan, yaitu pembuatan tensimeter dan monitoring pusat. Tensimeter akan dibuat senyaman mungkin yang diletakan ditangan pasien. Dengan sensor MPX5050DP data akan didapatkan untuk mengukur tekanan darah dan detak jantung pasien. Bagian monitoring pusat akan menampilkan nilai tekanan darah dari pasien tersebut. Monitoring akan ditampilkan dilayar LCD. Pengujian untuk meralisasikan seluruh komponen yang telah dirancang akan membandingkan dengan peralatan yang sudah beredar dipasaran. Pengujian sensor tekanan akan dibandingkan dengan mechanical gauge. Pengujian modul NRF24L01 akan dilakukan jika sensor diberi penghalang atau tidak dalam proses pengiriman data, serta melihat perbedaan yang dihasilkan. Respon filter high pass yang sudah dirancang harus sesuai dengan perhitungan dan gain dB sudah mancapai 3 dB. Pengujian battery rechargeable pada tensimete digital yang mampu bertahan selama 4 jam dengan pengambilan data selama 30 menit sekali. Dengan adanya alat ini dalam pengambilan data tensimeter digital akan menjadi lebih cepat. Sehingga suster/perawat akan dengan mudah untuk mendapatkan data dari systole, diastole, dan heart rate pasien. Tensimeter digital yang sudah mendapat nilai tekanan darah dan heart rate pasien akan dikirimkan ke monitoring pusat, dimana monitoring pusat yang akan diletakan dibagian perawat/suster. Pada respon frekuensi high pass filter telah sesuai dengan desain pada frekuensi cutoff 20 Hz penguatannya mencapai 3,1 dB. Pebandingan hasil tensimeter digital dengan tensimeter digital milik GOSH memiliki rata-rata presentase error sebesar 6%. Pada bagian baterai mampu bertahan selama 4 jam dengan tensimeter digital melakukan pengukuran selama 30 menit sekali. Jarak yang bisa diambil dari monitoring pusat dan tensimeter digital yang telah dibuat akan berkisar sekitar 15 meter. Dengan jarak antara monitoring pusat Sehingga pihak perawat/suster tidak perlu melakukan pengambilan data tekanan darah dari kamar tiap pasien yang dapat mengurangi waktu pengerjaan suster. 
Institution Info

Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya