Institusion
Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Author
Elisabet Hutaminingsih (STUDENT ID : elisabethutaminingsih@gmail.co)
Lanny Hartanti (LECTURER ID : ...)
Subject
Pharmacy
Datestamp
2020-07-24 08:49:06
Abstract :
L-asparaginase merupakan salah satu agen terapi dalam
pengobatan kanker pada sistem limfatik. L-asparaginase bekerja dengan cara menghidrolisis asam amino L-asparagin (Asn) menjadi asam L-aspartat (Asp) dan amonia. L-asparaginase yang dihasilkan oleh organisme eukariotik mengurangi reaksi alergi dan anafilaksis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakteristik aktivitas enzim L-asparaginase lebih spesifik. Tahap awal penelitian dilakukan karakterisasi fungi endofit genus Rhizopus
dengan melakukan peremajaan menggunakan media pertumbuhan Potato Dextrose Yeast (PDY) dan Malt Extract Agar (MEA), makroskopis, mikroskopis, uji biokimia, uji aktivitas semi kuantitatif enzim Lasparaginase dan L-glutaminase. Secara makroskopis fungi Rhizopus MC3- 2B menunjukkan tipe koloni filamen, sifat permukaan seperti puyer, warna
koloni hitam. Fungi Rhizopus MC3-2B secara mikroskopis terdapat konidiofor, kolumela dan rhizoid. Uji biokimia menunjukkan hasil positif pada masing-masing uji hidrolisa amilum, kasein, dan hidrolisa lemak. Pada
uji aktivitas enzim L-asparaginase dan L-glutaminase menunjukkan hasil positif. Kurva pertumbuhan fungi endofit optimum diperoleh saat memasuki fase stasioner, yaitu waktu 48 jam setelah inokulasi. Kurva produksi enzim L-asparaginase, karakterisasi enzim L-asparaginase dari genus Rhizopus MC3-2B berupa pH optimum, suhu optimum aktivitas enzim Lasparaginase dan kestabilan aktivitas enzim terhadap pH dan suhu belum dapat diketahui karena belum dilakukan pengujian aktivitas enzim Lasparaginase selama masa pdanemi COVID-19.