Institusion
Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Author
Reagen Pitoyo (STUDENT ID : reagenpitoyo.rp@gmail.com)
Sandy Budi Hartono (LECTURER ID : ..)
Suratno Lourentius (LECTURER ID : ...)
Subject
Engineering
Datestamp
2020-08-04 05:50:05
Abstract :
Etil Asetat adalah salah satu jenis pelarut (solvent) yang memiliki banyak
kegunaan dan dibutuhkan oleh berbagai jenis industri. Etil asetat biasanya digunakan
pada industri tinta cetak, cat dan tiner, lem, polimer cair dalam industri kertas, serta
industri lainnya seperti industri farmasi. Etil asetat juga dapat digunakan sebagai
pengaroma buah untuk es krim, kue, kopi, teh atau juga untuk parfum. Saat ini di
Indonesia industri-industri di Indonesia sangat berkembang pesat karena kebutuhan
hidup masyarakat yang semakin meningkat juga. Bertambah banyaknya industri kimia
di Indonesia, terutama industri cat, tinta, kosmetik dan parfum, juga meningkatkan
kebutuhan etil asetat di Indnesia.
Setiap tahunnya permintaan akan etil asetat semakin bertambah sehingga
jumlah impor untuk etil asetat pun semakin meningkat. Di Indonesia hanya terdapat 1
perusahaan yang memproduksi etil asetat yaitu PT. Indo Acidatama Tbk dengan
kapasitas 7.500 ton/tahun, karena pada akhir tahun 2014 PT. Showa Esterindo ditutup
sebab persaingan industri yang sangat kuat. Dengan ditutupnya salah satu perusahaan
etil asetat, kebutuhan etil asetat di Indonesia belum dapat dipenuhi. Sehingga penting
sekali adanya perencanaan pendirian pabrik etil asetat baru di Indonesia, untuk
memenuhi kebutuhan etil asetat di Indonesia serta diharapkan juga dapat menjadi
komoditi ekspor ke negara lain.
Dibandingkan dengan proses esterifikasi fischer (asam asetat + etanol) maka
pada pembuatan etil asetat saat ini digunakan proses dehidrogenasi etanol. Pada proses
ini bahan baku yang digunakan hanya etanol saja, sehingga proses menjadi lebih
efisien, tidak perlu memisahkan katalis, biaya yang dikeluarkan juga lebih terjangkau
dan produk yang dihasilkan memiliki konversi yang dapat mencapai maksimum.
Pada pabrik ini terdapat beberapa proses utama seperti reaksi dehidrogenasi
etanol, dan pemurnian produk etil asetat melalui beberapa tahapan seperti pengurangan
kadar air menggunakan proses adsorpsi dan distilasi, yang mana pada distilasi
didapatkan produk etil asetat dengan kemurnian tinggi (99%) dan kemurnian rendah
(84%).
Prarencana pabrik etil asetat dari proses dehidrogenasi etanol ini memiliki
rincian:
Bentuk Perusahaan : Perseroan Terbatas (PT)
Status Perusahaan : Swasta
Produksi : Etil Asetat
Kapasitas produksi : 30.000 ton/tahun
Hari Kerja Efektif : 330 hari/tahun
Sistem Operasi : Kontinyu
Masa Konstruksi : 2 tahun
Waktu mulai beroperasi : Tahun 2022
Bahan baku : Etanol
Utilitas :
Air :
? Air Sanitasi : 4,8 m3/hari
? Air Pendingin : 31,9462 m3/jam
? Air Umpan Boiler I : 1,4374 m3/jam
? Air Umpan Boiler II : 1,7625 m3/jam
Listrik : 570,671 kW
Jumlah Tenaga Kerja : 74 orang
Lokasi Pabrik : Pasuruan Industrial Estate Rembang (PIER). PT, Jl. Raya Raci - Bangil
No.67153, Panumbuan, Pandean, Kec. Rembang, Pasuruan, Jawa Timur.
Luas Pabrik : 159.250 m2
* Analisa ekonomi dengan metode Discounted Flow pada harga jual yang wajar:
? ROR sebelum pajak sebesar 34,12%
? ROR sesudah pajak sebesar 24,35%
? ROE sebelum pajak sebesar 45,84%
? ROE sesudah pajak sebesar 34,81%
? POT sebelum pajak selama 3 tahun 11 bulan 8 hari
? POT sesudah pajak selama 4 tahun 4 bulan 10 hari
? BEP sebesar 48,50%