DETAIL DOCUMENT
Perbandingan metode konvensional dengan metode iradiasi gelombang mikro pada sintesis senyawa 4,4'-dihidroksidibenzalaseton dari 4-hidroksibenzaldehid
Total View This Week0
Institusion
Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Author
Kevin Theodore (STUDENT ID : kevintheo98@gmail.com)
Tutuk Budiati (LECTURER ID : .)
Ami Soewandi (LECTURER ID : .)
Subject
Pharmacy 
Datestamp
2020-07-27 12:46:07 
Abstract :
Pada penelitian ini, telah dilakukan sintesis senyawa 4,4?-dihidroksidibenzalaseton dari 4-hidroksibenzaldehid menggunakan katalis basa NaOH melalui kondensasi Claisen-Schmidt dengan metode konvensional yang dilakukan dengan pengadukan menggunakan bantuan magnetic stirrer selama 3 jam dalam suhu ruang (27?). Selain metode konvensional, dilakukan pula sintesis dengan metode iradiasi gelombang mikro menggunakan bantuan microwave dengan daya 160 Watt. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efisiensi dari kedua metode tersebut terhadap sintesis senyawa 4,4?-dihidroksidibenzalaseton, ditinjau dari rendemen hasil sintesis. Hasil sintesis masing ? masing metode dilanjutkan dengan uji kermunian yang meliputi uji kromatografi lapis tipis (KLT) dan uji titik leleh, serta identifikasi struktur menggunakan spektroskopi inframerah. Dari hasil percobaan, diperoleh rendemen senyawa 4,4?-dihidroksidibenzalaseton sebesar 30,30 ±4,56% untuk metode konvensional, dan 18,45±2,29% untuk metode iradiasi gelombang mikro. Berdasarkan data yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa metode konvensional lebih baik daripada metode iradiasi gelombang mikro. 
Institution Info

Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya