Institusion
Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Author
Veronica Safira Yuniar (STUDENT ID : veronicasafira19@gmail.com)
Martinus Edy Sianto (LECTURER ID : ...)
Julius Mulyono (LECTURER ID : ..)
Subject
Industrial Engineering
Datestamp
2020-08-03 06:24:19
Abstract :
Dalam kegiatan proyek ketepatan waktu proyek merupakan sebuah indikator proyek tersebut dikatakan berhasil atau tidak, sehingga ketentuan mengenai biaya dan waktu penyelesaian proyek konstruksi sudah tertera didalam kontrak kerja dan ditetapkan sebelum pelaksanaan proyek. Keterlambatan ini bisa berasal dari kontraktor maupun dari owner atau pihak lain yang berdampak pada penambahan waktu dan biaya yang diluar rencana. Oleh karena itu, diperlukan percepatan durasi proyek agar kontraktor tidak terjadi keterlambatan. Metode yang diterapkan pada penelitian ini adalah Crashing Project yaitu percepatan durasi proyek dengan mempertimbangkan penambahan biaya seminimum mungkin. Pada penelitian ini percepatan durasi terdapat beberapa alternatif yaitu penambahan jam kerja lembur (overtime) pada kegiatan yang berada dijalur kritis dengan penambahan 1 jam kerja, 2 jam kerja, dan 3 jam kerja. Hasil penelitian percepatan durasi yang diperoleh dari penambahan 1, 2, dan 3 jam kerja yaitu 92 hari, 77 hari, dan 68 hari.