Institusion
Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Author
Robbiatul Adawiyah (STUDENT ID : hyebita@gmail.com)
Rondius Solfaine (LECTURER ID : ..)
Yohanes Teguh Widodo (LECTURER ID : 03.)
Subject
Pharmacy
Datestamp
2020-07-30 15:10:17
Abstract :
Jahe merah (Zingiber officinale var. Rubrum) mengandung senyawa gingerol yang memiliki efek antipiretik dengan mekanisme kerja sebagai inhibitor biosintesis prostaglandin dan meningkatkan produksi interleukin-10 (IL-10). Jahe merah diformulasikan dalam bentuk patch transdermal dengan Tween 80 sebagai enhancer. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh patch ekstrak etanol jahe merah (Zingiber officinale var. Rubrum) dengan dan tanpa enhancer terhadap temperatur dan jumlah neutrofil tikus putih yang diinduksi demam dengan vaksin DPT-HB-Hib 0,2 ml. Tikus putih yang digunakan adalah tikus jantan galur Wistar berusia 2-3 bulan dengan berat badan 100-150 gram. Penelitian ini dibagi menjadi 5 kelompok perlakuan yaitu kelompok P0 (kontrol), P1 (vaksin DPT-HB-Hib 0,2 ml), P2 (sirup parasetamol 0,3 ml), P3 (patch tanpa bahan aktif), P4 ( patch ekstrak etanol jahe merah), dan P5 (patch ekstrak etanol jahe merah dengan Tween 80). Analisis data menggunakan SPSS 22.0 dengan metode One Way Anova dilanjutkan dengan metode Duncan. Hasil dari penelitian yaitu sediaan patch yang mengandung ekstrak etanol jahe merah (Zingiber officinale var. Rubrum) dengan penambahan enhancer Tween 80 dapat menurunkan temperatur dan jumlah neutrofil tikus putih yang diinduksi demam dengan vaksin DPT-Hb-Hib tetapi tidak ada perbedaan secara signifikan dengan patch tanpa enhancer.