DETAIL DOCUMENT
Pengaruh proporsi tepung kacang hijau dan tapioka terhadap nilai gizi dan kontribusi cookies pada angka kecukupan gizi
Total View This Week0
Institusion
Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Author
Ivonne Rosalia Gunawan (STUDENT ID : ivonnedubu9889@gmail.com)
Ignasius Radix Astadi Pratono Jati (LECTURER ID : ..)
Subject
Agriculture and Food Technology 
Datestamp
2020-08-07 02:23:54 
Abstract :
Indonesia mengalami dua masalah gizi utama yaitu kekurangan gizi dan kelebihan gizi. Salah satu upaya perbaikan status gizi di Indonesia dilakukan dengan cara penganekaragaman konsumsi pangan agar dapat memenuhi angka kecukupan gizi yang dianjurkan untuk mencapai perbaikan status gizi. Kacang hijau merupakan salah satu bahan pangan di Indonesia dan kaya akan nutrisi. Kacang hijau dapat dimanfaatkan dalam produk cookies, karena cookies disukai oleh masyarakat mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Kacang hijau yang digunakan dalam cookies berbentuk tepung dengan tujuan mempermudah proses pembuatan cookies. Penggunaan kacang hijau pada cookies dapat menyebabkan tekstur keras sehingga dilakukan penambahan tapioka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh proporsi tepung kacang hijau dan tapioka terhadap nilai gizi (karbohidrat, protein, lemak, kalsium, besi, kalium, kalori dan serat), kontribusi cookies untuk pemenuhan angka kecukupan gizi pada rentang usia dan jenis kelamin berbeda serta pengujian tingkat kesukaan terhadap produk cookies. Perbedaan proporsi tepung kacang hijau dan tapioka terdiri dari enam taraf yaitu 100%:0% (P1); 90%:10% (P2); 80%:20% (P3); 70%:30% (P4); 60%:40% (P5); 50%:50% (P6). Metode analisa untuk perhitungan nilai gizi cookies dan kontribusinya terhadap nilai AKG menggunakan data sekunder. Hasil pengujian menunjukkan semakin tinggi proporsi tepung kacang hijau akan meningkatkan kalori (444,25 kkal?450,64 kkal), nilai protein (7,10 gram?12,52 gram), nilai lemak (24,63 gram?24,98 gram), nilai serat (1,78 gram?3,55 gram), nilai kalsium (1,78 mg?3,55 mg), nilai besi (2,76 mg?4,54 mg), nilai kalium (230,45 mg?423,56 mg) tetapi menurunkan nilai karbohidrat (51,72 gram?43,86 gram). Selain itu, semakin tinggi proporsi tepung kacang hijau akan menghasilkan cookies dengan kontribusi tertinggi terhadap pemenuhan angka kecukupan gizi pada rentang usia dan jenis kelamin berbeda. Hasil organoleptik cookies perlakuan terbaik yaitu nilai warna 3,44; rasa 3,04; kemudahan ditelan 3,18; dan daya patah 3,36. 
Institution Info

Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya