Abstract :
Banyak yang beranggapan bahwa obat generik adalah obat menegah bawah karena harganya yang murah. Persepsi yang buruk tentang obat generik menunjukkan bahwa masih kurangnya edukasi dan informasi masyarakat tentang
obat generik.Pengetahuan dan persepsi masyarakat yang buruk inilah yang menyebabkan angka penggunaan obat generik pada masyarakat sulit meningkat. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan metode Cross sectional dengan teknik Simple Random Sampling yaitu pengambilan sampel dari populasi dilakukan acak dengan undian untuk menggambarkan tingkat pengetahuan dan persepsi masyarakat terhadap obat generik di Apotek Rafqa Farma Kecamatan Kawedanan Kabupaten Magetan. Jumlah sampel diperoleh 190 sampel penelitian ini meliputi masyarakat yang membeli obat generik di Apotek Rafqa Farma. Data dikumpulkan dengan kuesioner, hasilnya ditabulasi dan diproses untuk setiap jawaban. Diperoleh hasil penelitian pasien yang berkunjung di Apotek Rafqa Farma terhadap obat generik yaitu tingkat pengetahuan yang baik 56,84% (108 orang), pengetahuan sedang 26,31% (50 orang) dan pengetahuan kurang 16,84% (32 orang) tingkat persepsi baik 26,31% (50 orang), cukup baik 43,68% (83
orang) dan rendah sebanyak 30% (57 orang).