Abstract :
Vitamin C merupakan vitamin yang sangat berperan penting bagi tubuh manusia, misalnya untuk mengatasi sariawan, bibir pecah-pecah, gusi berdarah, maupun orang yang mengalami defisiensi vitamin C. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar injeksi vitamin C dan tempat penyimpanan yang sesuai. Pada penelitian ini menggunakan metode eksperimental Iodimetri dengan sampel
injeksi vitamin C sejumlah 3 ampul yang diperlakukan pada suhu penyimpanan berbeda yaitu suhu dingin (2-8 0C), suhu ruangan (27 0C), suhu panas berlebih (48 0C). Hasil penelitian menunjukan kadar rata-rata injeksi vitamin C pada suhu dingin yaitu 192,78mg/5ml, suhu ruangan 178,95mg/5ml, suhu panas berlebih 167,98mg/5ml. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi
suhu penyimpanan, maka kadar injeksi vitamin C akan semakin menurun, sehingga suhu penyimpanan mempengaruhi kadar injeksi vitamin C.