DETAIL DOCUMENT
Pengaruh proporsi Pisang Cavendish (Musa Acuminata Cavendish S.) dan Stroberi (Fragaria Ananassa) terhadap kandungan gizi velva Pisang Stroberi dan kontribusinya terhadap angka kecukupan gizi
Total View This Week0
Institusion
Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Author
Massitah Saraswati Yasmin (STUDENT ID : masitasaras@gmail.com)
Thomas Indarto Putut Suseno (LECTURER ID : .)
Adrianus Rulianto Utomo (LECTURER ID : ..)
Subject
Agriculture and Food Technology 
Datestamp
2020-08-04 01:48:50 
Abstract :
Velva merupakan dessert atau makanan pencuci mulut yang terbuat dari buah-buahan. Kelebihan velva adalah kandungan lemaknya yang rendah karena tidak menggunakan lemak tambahan, mengandung vitamin C dan serat yang berasal dari buah. Salah satu buah yang dapat digunakan dalam pembuatan velva adalah buah pisang cavendish, karena pisang cavendish memiliki kadar gizi yang lengkap dan pemanfaatan pisang cavendish di Indonesia yang kurang beragam. Penggunaan pisang cavendish sebagai bahan dasar velva akan menghasilkan velva dengan warna kecoklatan karena terjadinya pencoklatan enzimatis atau browning. Oleh karena itu penambahan stroberi diharapkan dapat menghambat terjadinya pencoklatan serta memberikan warna velva yang lebih menarik, karena stroberi memiliki kadar vitamin C dan antioksidan yang cukup tinggi. Pada pembuatan velva dibutuhkan bahan penstabil untuk menghasilkan velva dengan tekstur yang lembut. Salah satu bahan penstabil yang biasa digunakan adalah CMC (Carboxy Methyl Cellulose).Penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Proporsi buah pisang cavendish dan stroberi terdiri dari 3 perlakuan, yaitu 25:75, 50:50, dan 75:25. Analisa yang dilakukan adalah menghitung kadar gizi, yang meliputi kalium, serat, vitamin C, mineral, dan gula serta menghitung kontribusi pemenuhan angka kecukupan gizi (AKG) pada kelompok berbagai usia anak-anak (10-12 tahun), remaja (16-18 tahun), dewasa (30-49 tahun) dan juga berdasarkan jenis kelamin. Pada perlakuan P1 kontribusi AKG vitamin C terbesar yaitu 47,925mg, dan pada perlakuan P3 kontribusi AKG terbesar kalium (327mg), serat (2,45g), mineral (363,83mg), dan gula (56,31g) 
Institution Info

Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya