Institusion
Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Author
Ivana Wijayanti (STUDENT ID : ivanawijayanti095@gmail.com)
Adrianus Rulianto Utomo (LECTURER ID : 0702126701)
Thomas Indarto Putut Suseno (LECTURER ID : 0707036201)
Subject
Agriculture and Food Technology
Datestamp
2020-08-22 02:20:25
Abstract :
Pisang adalah salah satu bahan pangan yang banyak ditemukan di Indonesia, salah satunya pisang raja. Pisang raja merupakan contoh pisang yang dapat dikonsumsi secara langsung ataupun diolah. Pengolahan pada pisang raja belum variatif, contohnya sebagai bahan pembuatan velva. Velva merupakan campuran dari puree buah, bahan pemanis, dan penstabil yang dibekukan. Namun pemanfaatan pisang raja sebagai bahan dasar velva membuat velva memiliki warna coklat, sehingga perlu disubstitusi dengan stroberi, agar memiliki sifat fisik yang lebih baik. Bahan penstabil yang dapat ditambahkan dalam pembuatan velva, contohnya carboxymethyl cellulose (Na-CMC). Penelitian ini bersifat kualitatif metode studi pustaka untuk mengetahui pengaruh proporsi pisang raja dan stroberi terhadap kandungan gizi (makronutrien, serat, dan mikronutrien) velva pisang raja stroberi dan perbedaan pemenuhan gizi pada kelompok umur dan jenis kelamin (anak-anak (4-9 tahun), remaja (10-18 tahun), dan dewasa (19-49 tahun)) dengan mengkonsumsi velva pisang raja stroberi dengan proporsi pisang raja dan stroberi, 25:75(A1); 50:50 (A2); dan 75:25(A3). Angka kecukupan gizi (AKG) adalah suatu kecukupan rata-rata zat gizi setiap hari bagi semua orang menurut golongan umur, jenis kelamin, ukuran tubuh, aktivitas tubuh untuk mencapai kesehatan yang optimal. Hasil analisa didapatkan komposisi vitamin C, kalsium, seng, tembaga, dan mangan menurun dengan berkurangnya pisang raja, sedangkan karbohidrat, serat, kalium, zat besi, magnesium, fosfor, dan natrium meningkat. Konstribusi gula terbesar pada perlakuan A3 anak-anak (14,32%). Konstribusi serat terbesar pada perlakuan A3 anak-anak (2,91%). Konstribusi vitamin C terbesar pada perlakuan A1 anak-anak (61,42%). Konstribusi kalium terbesar pada perlakuan A3 anak-anak (10,63%). Konstribusi total terbesar pada perlakuan A3 anak-anak (57,75%)