Institusion
Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Author
Adi Satria Nur Wicaksono (STUDENT ID : adisatrianur.w@gmail.com)
Susana Ristiarini (LECTURER ID : ..)
Subject
Agriculture and Food Technology
Datestamp
2020-08-07 03:55:03
Abstract :
Sari buah merupakan larutan/cairan yang berasal dari daging buah yang memiliki cita rasa dan aroma yang sama dengan buah aslinya. Sari buah diolah dengan penambahan gula, bahan penstabil, bahan pengawet, asam sitrat dan dilakukan proses pasteurisasi. Sari buah yang mudah ditemui dan mudah diterima oleh masyarakat adalah sari buah jeruk. Sari buah campuran jeruk dan buah naga adalah sari buah keruh yang memiliki manfaat sebagai antioksidan dan memiliki kandungan magnesium dan kalsium yang tinggi. Sari buah campuran jeruk dan buah naga memiliki kenampakan secara organoleptik yang mudah memisah atau mudah terjadi cloudloss sehingga dibutuhkan bahan penstabil yaitu pektin. Pektin merupakan golongan polisakarida yang tersusun atas rantai lurus homogalakturonat. Pektin jenis High Metoxyl Pectin (HMP) merupakan bahan penstabil yang optimum pada pH yang rendah dan total padatan terlarut yang tinggi. pH dari sari buah campuran buah naga dan jeruk adalah 4 dan merupakan pH optimum pektin untuk membentuk kestabilan. Penambahan pektin dalam sari buah campuran jeruk dan buah naga akan menambah nilai padatan terlarut menjadi 18oBrix. Penambahan HMP dapat memperbaiki kestabilan sari buah campuran jeruk dan buah naga secara kenampakan agar lebih disukai oleh konsumen.