Institusion
Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Author
Fitriatul Hasanah (STUDENT ID : fitrisufyanto@gmail.com)
Sumi Wijaya (LECTURER ID : 0723117801)
Henry Kurnia (LECTURER ID : 0721027101)
Subject
Pharmacy
Datestamp
2020-08-25 08:08:27
Abstract :
Daun gandarusa (Justicia gendarussa) diketahui banyak manfaatnya dan telah digunakan dalam pengobatan tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk menetapkan standarisasi spesifik dan non spesifik simplisia daun gandarusa yang diperoleh dari tiga daerah berbeda (Pasuruan, Bogor dan Yogyakarta). Parameter spesifik terdiri dari identitas simplisia, organoleptis, kadar sari larut air, kadar sari larut etanol, skrining fitokimia, penetapan profil kromatogram secara kromatografi lapis tipis (KLT), penetapan profil spektrum infrared (IR), penetapan profil spektrum UV dan penetapan kadar senyawa metabolit sekunder (fenol dan flavonoid). Parameter non spesifik meliputi susut pengeringan, kadar abu, kadar abu tidak larut asam, kadar abu larut air, dan pengukuran pH. Hasil standarisasi simplisia daun gandarusa yaitu kadar sari larut etanol ? 10%, kadar sari larut air ? 20%, memiliki senyawa flavonoid, alkaloid, polifenol, tanin, steroid dan triterpenoid, kadar flavonoid total ? 0,2% dan fenol ? 0,3%, spektrofotometri IR memiliki bilangan gelombang yang menunjukkan adanya gugus O-H, C-H, C=C dan C-N, kadar abu total < 10%, kadar abu tidak larut asam < 1,5%, kadar abu larut air < 6,5%, kadar susut pengeringan < 8,5%, pH pelarut etanol 5,5?6 dan pH pelarut air 5,5-5,6.