Institusion
Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Author
Ni Komang Sri Ariesti (STUDENT ID : pcs.ariie@gmail.com)
Lanny Hartanti (LECTURER ID : ...)
Wuryanto Hadinugroho (LECTURER ID : ...)
Subject
Pharmacy
Datestamp
2020-08-26 06:52:14
Abstract :
Selulosa adalah karbohidrat kompleks atau polisakarida yang ditemukan dalam struktur dinding sel semua tumbuhan. Selulosa mikrokristalin merupakan selulosa yang mengalami proses hidrolisis sebagian yang umumnya memiliki persentase kristalinitas sebesar 55%-85%. Secara umum pembuatan selulosa mikrokristal dilakukan dengan dua tahapan yaitu, proses perlakuan awal, dan proses hidrolisis. Perlakuan awal selulosa penting dilakukan agar lignin yang menempel pada bahan alam dapat dipisahkan dan memudahkan proses hidrolisis selulosa menjadi selulosa mikrokristal. Perlakuan awal menggunakan larutan alkali dapat ditingkatkan efisiensinya dengan bantuan pemanasan. Radiasi gelombang mikro dapat menjadi salah satu alternatif pemanasan untuk membantu meningkatkan efisiensi dari perlakuan alkali. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan sebelumnya, perlakuan awal alkali dapat menyebabkan terurainya polimer dengan cara memutus ikatan hidrogen dan kovalen. Radiasi gelombang mikro dapat mempengaruhi proses produksi selulosa mikrokristalin dengan pemanasan internal sehingga dapat mempercepat reaksi kimia antara bahan dengan pereaksi. Lamanya radiasi dan daya gelombang mikro yang digunakan harus diperhatikan sesuai dengan karakteristik bahan baku.