Institusion
Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Author
Meiko Sahrain (STUDENT ID : 2443016263)
Henry Kurnia Setiawan (LECTURER ID : 721027101)
Renna Yulia Vernanda (LECTURER ID : 0705078804)
Subject
Pharmacy
Datestamp
2020-09-02 06:27:49
Abstract :
Daun angsana (Pterocarpus indicus Willd) diketahui banyak manfaatnya dan telah digunakan dalam pengobatan tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk menetapkan standarisasi spesifik dan non spesifik simplisia daun angsana yang diperoleh dari tiga daerah berbeda (Pasuruan, Bogor dan Pacet). Parameter spesifik terdiri dari identitas simplisia, organoleptis, kadar sari larut air, kadar sari larut etanol, skrining fitokimia, penetapan profil kromatogram secara kromatografi lapis tipis (KLT), penetapan profil spektrum infrared (IR), penetapan profil spektrum UV. Parameter non spesifik meliputi susut pengeringan, kadar abu, kadar abu tidak larut asam, kadar abu larut air, persen bahan asing dan pengukuran pH. Hasil standarisasi simplisia daun angsana yaitu kadar sari larut etanol ? 10%, kadar sari larut air ? 14%, memiliki senyawa flavonoid, alkaloid, polifenol, tanin, dan steroid, spektrofotometri IR memiliki bilangan gelombang yang menunjukkan adanya gugus O-H, C-H, C=C dan C-N, kadar abu total < 9%, kadar abu tidak larut asam < 1,5%, kadar abu larut air < 6%, kadar susut pengeringan < 9,5% dan pH 5, 5,5-6.