Abstract :
Vitamin C merupakan vitamin yang sering di konsumsi masyarakat. Tablet hisap vitamin C merupakan sediaan umum yang di ketahui masyarakat guna menambah asupan vitamin C. Vitamin C bahan yang tidak stabil, suhu dapat mempercepat proses perusakan. Penelitian ini bertujuan untuk menetapkan kadar Vitamin C dalam tablet hisap yang disimpan pada berbagai suhu. Vitamin C dalam teblet hisap.penelitian ini menggunakan metode eksperimental di lakukan dengan menyimpan masing-masing sampel pada tempat dengan suhu yang berbeda yaitu suhu dingin (5oC), suhu ruangan (27oC), dan panas berlebih (48oC) selama 180 menit dan diukur dengan menggunakan metode iodimetri dan di lakukan replikasi sebanyak 3x. kandungan vitamin C yang disimpan pada suhu dingin (2ºC-8ºC) 456,81 mg, suhu ruangan (27 oC) 476,05 mg, dan suhu panas berlebih (48 oC) 430,74 mg.Suhu 27 oC lebih tinggi dari suhu 2ºC-8ºC dan suhu 48 oC, suhu 2ºC-8ºC lebih redah dari suhu 27 oC dan lebih tinggi dari suhu 48 oC, suhu 48 oC memiliki kadar paling rendah. Hasil uji statistika One Way ANOVA menunjukkan bahwa ada perbedaan signifikan kandungan tablet hisap vitamin C yang disimpan pada suhu dingin (2ºC-8ºC), suhu ruangan (27 oC), suhu panas berlebih (48 oC).